Nelson – Hamim Bersama Resmikan Masjid Al-Husain

KABGOR – Bupati Gorontalo Nelson Pomalingo menyampaikan apresiasianya atas pembangunan masjid Al-Husain panti Asuhan Yanisya dan Pondok Pesantren Yanisya Moosalamati.

Bentuk apresiasi Bupati Nelson itu disamapikan ketika Bupati dua Periode itu dipercayakan meresmikan tempat itu, di Dusun Inengo Tengah, Desa Huango Botu, Kec. Kabila Bone, Kabupaten Bone Bolango.

Hadir pada kesempatan itu, Bupati Bonebolango Hamim Pou, Wakil Bupati Gorontalo Hendra Hemeto,Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Gorontalo, Prof. Fory Naway, kakan depag Kabupaten Bonebolango, serta unsur pemerintah kecamatan Kabila bone dan kepala desa Huango, direktur Bank Sulut Cabang Limboto, Tusuf Husain selaku pemilik yayasan.

Nelson mengatakan, dalam membangun daerah melalui tiga pilar. Pertama Ilmu, kedua agama sebagai koridor dan ketiga adalah budaya.

“kita tidak boleh melupakan jati diri sebagai orang Gorontalo,”kata Nelson Lanjut Nelson, tiga hal ini dilakukan melalui masjid, pesantren.

Sebagai manusia kita adalah khalifah. Khalifah keunggulannya dua yakni otak dan hati.

“Hewan punya otak tapi tidak berkembang, manusia menjadi khalifah karena otak dan hati yang dikembangkan melalui agama yang lahir dari pondok pesantren seperti saat ini,” Ucap Nelson

Ia berharap, masjid, pondok pesantren dan panti asuhan ini bisa berkembang.

“Benteng kita adalah pesantren dalam rangka membangun moral kita semua,”tandasnya.

Sementara Itu, Bupati Bone Bolango menyampaikan terima kasih atas kehadiran Bupati Nelson datang di Bonebolango.

“Terima kasih Pak Nelson Bisa datang di Bone Bolango dan ini sangat luar biasa dengan kesibukannya bisa beroleh waktu dan bertemu dengan saya dilokasi ini,”Kata Hamim.

Ia mengatakan, karena agama kapan saja, dimana saja kita pergi. Saiapa yang bela agama allah bela dan allah lindungi.

“Sama dengan pak Yusuf membangun masjid, pesantren,panti asuhan dan ini luar biasa. Kalau kita berniaga dengan allah maka berniagalah ditempat ini,”Tandas Hamim. (RG.53)


Jangan Lewatkan

Komentar