oleh

Nelson Harus Bangun Ketakutan

-Headline, Politik-412 Pengunjung

GORONTALO (RAGOL.ID) – Nelson diingatkan untuk bisa membangun ketakutan, ini penting jika mau pemerintahannya kuat dan berjalan bagus. Seorang pemimpin pemerintahan dan juga seorang pemimpin partai harus membangun ketakutan, bukan membangun kesadaran.

Soal kesadaran ini tempatnya di kampus. Lihat saja di zaman Soeharto dan Jokowi sekarang, mana ada yang berani macam-macam, kalau seorang pemimpin tak membangun ketakutan, maka pemerintahnya tak akan kuat, mudah diobok-obok.

Begitu hasil kongkow – kongkow sejumlah warga Kabgor jelang Shalat Ashar kemarin di Masjid Agung Limboto. Mereka juga mengambil contoh bagaimana kepemimpinan RH baik sebagai Gubernur maupun sebagai Ketua Golkar, dia berani mencabut duri dalam daging, makanya ketakutan ini mesti di bangun.

Selain itu, mereka juga membahas soal kasus dana hibah yang mulai diangkat kepermukaan, tetapi yang mereka takutkan bukan kasusnya karena semua itu tak kuat karena semuanya sudah masuk dalam SIMDA dan pasti orang-orang itu hanya membaca hasil evaluasi Gubernur yang hanya 100 halaman.

Kalau mereka membaca APBD yang tebalnya 2000 halaman, maka semuanya akan terlihat jelas. Justru mereka mengkhawatirkan hubungan Bupati dan Wabup, karena mulai ada isu kalau Wabup berada di balik itu semua. Lalu apa kata Wabup soal itu? Ditemui kemarin, Hendra mengatakan bahwa Bupati tidak mudah dimainkan oleh isu-isu seperti itu.

“Beliau tahu saya bukan tipe seperti itu, saya juga sudah menghadap beliau dan memastikan kalau saya tak tahu menahu soal gerakan itu,” katanya. Sementara itu ketua Fraksi Golkar, Iskandar Mangopa meyakinkan bahwa DPR tidak terlibat dalam keramaian belakangan ini.

“Saya yakin pak Prof tidak akan termakan dengan isu-isu yang mengatakan kalau kami di DPR terlibat, saya tegaskan PPP Golkar sangat solid menjaga kepemimpinan Nelson – Hendra,” Katanya. Dia juga menegaskan kalau Golkar sangat menjaga Hendra, jadi tak benar kalau ada yang mengatakan kalau fraksi Golkar tak utuh mendukung Hendra. “beliau adalah kader Golkar dan juga Ketua Golkar,” katanya. (awal-46)


Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.