oleh

Nelson Murid Pintar

RGOL.ID, Gorontalo – Tak banyak yang tahu, bangunan sekolah yang pernah ambruk puluhan tahun lalu itu menjadi tempat seorang Nelson Pomalingo mengawali kariernya dibangku pendidikan.

SDN 21 Tibawa yang dahulu bernama SDN 3 Desa Buhu, Kecamatan Tibawa ditahun 70an itu menjadi saksi kecerdasan seorang Nelson.

Betapa tidak, Ia pernah membuat prestasi yang tidak dilakukan murid SD sebagaiamana mestinya. Dari ujian yang disodorkan para guru, ternyata Nelson yang masih duduk dikelas 4 mampu menjawab hampir keseluruhan soal kelas 6.

Akibatnya Nelson melompat kelas dari kelas 4 langsung ke kelas 6. ” Ya, Pak Nelson itu kepintarannya diatas rata-rata. Dia kami naikkan Dua tingkat.

Karena ternyata soal soal kelas 6 mampu dijawabnya dengan benar, padahal waktu itu dia masih kelas 4. Kami lakukan ujian, ternyata dia mampu.” ujar Ibu Irfan Dunggio, guru kelas Nelson mengulas kembali memori kala mengajar kepada sosok Bupati Gorontalo tersebut.

Jarak sekolah SDN 21 itu pun bukan dipinggiran jalan besar. Ada sekitar 2-3 kilo jalan itu harus masuk lorong.

Kata Ibu Irfan, ketika SMP dia (Nelson) pun masih memilih sekolah SMP diwilayah Tibawa. Dan kesekolah SMP Nelson naik sepeda sambil abu-abuhu (Cara anak remaja bersepeda ontel, sambil memegang tulang tengah sepeda-red).

Nelson seakan reunian lagi bersama teman temannya semasa SD kala itu. Betapa tidak, Kegiatan Gema NDP di Tibawa selama 2 Hari itu, seakan membuka kembali memori Nelson Pomalingo dengan beberapa rekan sekolahnya.

Meski beberapa diantaranya sudah tidak Ada, namun sekitar 4-5 orang teman sekolahnya hadir pada saat itu. Mereka seakan sungkan dengan Nelson.

Namun itu Tak membuatnya lupa, dirinya pun mendekati ke-5 rekannya tersebut sambil bercerita, tertawa bersama, dan mengingat Masa silam. Kata guru ngaji Nelson, Edi Amantu, Nelson itu nama kecilnya Samu alias Sam. ” Sam memang anak Pintar.

Itu terlihat. Belajar dan Mengaji dia jagonya, ” kata lelaki tua itu. Dua rekannya juga bercerita, dahulu kalau bulan ramadhan kami mengisi waktu sambil main domino. ” Ya, disudut sana itu tempat stap kami, atau tempat nongkrong main domino kalau puasa,” ujar Nelson membenarkan.

Kami Juga lalu sering dikejar Babi Hutan kalau tidak hati hati berjalan. Sebab dekat sekolah SDN 21 itu terdapat perbukitan dan waktu itu masih hutan lebat. ” Itu pernah terjadi,” kenang Nelson.

Kini usai mengunjungi sekolah itu Bupati Gorontalo tersebut Ingin menggelar reuni bersama rekan rekan sekolahnya tersebut untuk waktu mendatang.

“Ya, bagusnya kalau bisa, Saya ingin mereka semua diundang. Kita reuni mengingat Masa Masa sekolah dulu, alumni SDN 21 Tibawa ini,” tukas Nelson yang diamini oleh rekan rekannya ini. Dukungan untuk Dua Periode pun mereka sampaikan, untuk kepemimpinan Nelson kedepan. (qen-53)

Komentar