oleh

Oknum Aleg dan Pejabat di Setwan Gorut Nyaris Baku Hantam

RGOL.ID, GORUT – Oknum anggota legislatif (aleg) berinisial AO dan salah seorang pejabat di sekretariat DPRD Kabupaten Gorontalo Utara (Gorut), Provinsi Gorontalo nyaris baku hantam.

Belakangan diketahui, pejabat sekretariat DPRD Kabupaten Gorut itu adalah Kabag Keuangan, Asri Ma’ruf.

Insiden yang nyaris berujung baku hantam itu, terjadi di ruang kerja Komisi III DPRD Kabupaten Gorut, Senin (27/12) kemarin.

Dari informasi yang berhasil dihimpun, ternyata permasalahan dipicu perjalanan dinas (Perdis) milik AO, yang coba dipertanyakan ke Bagian Keuangan Setwan yang diduga menemui jalan buntu.

Informasi awal yang diterima di lapangan, AO dikabarkan berusaha mencekik leher salah seorang staf keuangan Setwan dan dilerai oleh Asri Ma’ruf. Asri pun dikabarkan ikut juga mendapat perlakuan yang sama.

Kepada awak media, ketika dikonfirmasi AO membantah adanya aksi penganiayaan tersebut. AO berdalih hanya mendorong Asri, karena yang bersangkutan tidak diundang untuk memberikan keterangan terkait banyaknya pelanggaran administrasi di bagian keuangan DPRD Gorut.

“Tidak benar. Saya tidak mencekik leher Asri. Saya hanya mendorongnya saja, karena saya tidak mengundangnya untuk memberikan keterangan terkait banyaknya pelanggaran administrasi di DPRD Gorut ini,” ungkap AO.

Sementara itu, Asri Ma’ruf yang ditemui di ruang kerjanya untuk dimintai konfirmasi, belum mau memberikan komentar, karena dirinya mengaku kejadian yang terjadi tersebut belum dia laporkan ke Sekretaris DPRD.

“Saya belum mau berkomentar ya. Saya belum laporan ke pimpinan saya (Sekretaris DPRD). Itu pimpinan saya. Jadi harus sepengetahuan pimpinan lebih dulu,” kata Asri.

Terpisah, Kepala Sub Bagian Verifikasi dan Perbendaharaan pada Bagian Keuangan Setwan, Seska Tongkodu saat ditemui mengaku, bahwa benar hampir saja terjadi pemukulan kepada Kepala Bagian Keuangan dan salah seorang stafnya oleh salah satu oknum Aleg. Di mana, pemicunya adalah perjalanan dinas pribadi AO.

“Ya benar, saya lihat sendiri Pak AO memegang kerah baju staf saya, lalu pak Kabag kemudian melerainya. Maka pak Kabag pun diperlakukan yang sama seperti staf saya, sambil mengatakan bahwa kami ini adalah pencuri,” kata Seska sambil menirukan apa yang dilakukan AO.

Insiden tidak terpuji oknum Aleg itu pun sangat disayangkan oleh pihak Bagian Keuangan DPRD Gorontalo Utara. (ind-56)


Komentar