oleh

Limbah Pabrik PT. Trijaya Resahkan Warga

RGOL.ID – Gorontalo, Masyarakat desa Desa Motoduto, Kecamatan Boliyohuto, Kabupaten Gorontalo mengaku resah dengan adanya pencemaran limba pabrik milik PT. Trijaya Tangguh yang selama ini beroperasi di wilayah itu.

Ketua DPK KNPI Kecamatan Boliyohuto Anton Abdullah meminta Pemda Kabupaten Gorontalo harus memberikan perhatian serius terhadap masalah pencemaran limba pabri tersebut. “kami minta pak Bupati menseriusi masalah ini,” ujarnya.

Anton pun memberikan warning jika masalah ini tidak diindahkan, maka akan menurunkan massa besar-besaran untuk melakukan aksi unjuk rasa untuk meminta Pemerintah menutup pabrik tersebut. Apalagi kata Anton, banyak hal yang menjadi tuntutan masyarakat terkait dengan keberadaan pabri PT Trijaya.

Seperti perekrutan tenaga kerja yang diduga tidak memprioritaskan tenaga kerja lokal yang berada di wilayah Boliyohuto Cs. Selain itu, karyawan yang massa kerjanya sudah melebihi 5 tahun, belum diangkat menjadi karyawan tetap.

Tenaga kerja borongan yang sakit, diduga tidak dibayar seperti karyawan lainnya, termasuk tenaga kerja yang diduga belum menerima kartu PBJS, sementara iuran BPJS diduga sudah dipotong dari upah karyawan tersebut.

Dan terakhir soal PHK yang diduga dilakukan secara sepihak oleh PT. Trijaya Tangguh. “saya berharap hal ini bisa menjadi perhatian serius dari Pemda Kabgor,” tegasnya.

Sementara itu, ditempat terpisah, Direktur PT. Trijaya Tangguh, Jefri Yakob mengaku belum mendapatkan informasi terkait pencemaran limbah yang mengganggu masyarakat. “saya belum tahu, nanti saya cek keberadaannya,” tuturnya. (Yod-54)

Komentar