oleh

Pasti Mo Bakalae Pooli

-Assalamu RG-641 Pengunjung

So bagus permintaan Ka Azan itu, tapi lebe bagus lagi kalau samua daerah ikut mendukung, jangan biarkan Azan berjuang sandiri pooli. “perjuangan ini harus membuahkan hasil, kalau perlu DPR bikin keputusan,” kata Tomas (tokoh masyarakat).

MENDENGAR ITU, TOPO (TOKOH POLITIK) BINGUNG, DIA TAK MENGERTI APA YANG DIBICARAKAN TOMAS. “APA YANG ENTE ADA BILANG INI,” KATANYA. “ini soal Bank SulutG, dorang bilang Torang Pe Bank, tapi torang pe jatah Komisaris bo cuma satu, itupun so tidak ada, padahal torang pe saham cukup besar,” katanya.

“OOOO BO ITU, BAGUS JUGA ITU, TETAPI ANA PIKIR INI MO BEKING BAKALAE POOLI,” KATA TOPO. “memang ngoni ini tidak pernah kompak, padahal ini untuk kepentingan Gorontalo, soal mo bakalae itu urusan nanti dan urusan torang, yang penting jatah ini harus diambil dulu,” kata Tomas.

“BOLE BAGITU, TAPI BAKU JANJI DULU SIAPA YANG MO DUDU DI KOMISARIS HARUS PERSETUJUAN SEMUA DAERAH, KAGE SAMUA DAERAH MENGAJUKAN ORANGNYA MASING-MASING, SOALNYA DIA PE GAJI GOROS UTI, DAN PENUNJUKAN KOMISARIS INI SANGAT POLITIS, DAN FAKTOR PERTEMANAN SANGAT TINGGI,” KATA TOPO.

“Kalau soal itu gampang, nanti torang tentukan kriterianya, tetapi yang pasti menjadi komisaris kalau tak salah harus ada syarat khusus dan nanti torang tambah lagi misalnya tidak boleh politisi atau mantan politisi, harus seorang tokoh yang berjasa untuk Gorontalo,” Kata Tomas.

“KIAPA SO KALAU POLITISI , MASA TORANG YANG BERJUANG TETAPI TAK BOLEH JADI KOMISARIS, MEMANG ADA APA DENGAN POLITISI,” KATANYA.

“Supaya tidak mo bakalae pooli, ente kan tau namanya politisi tak bisa kompromi kalau sudah soal kursi,” kata Tomas. “BAGAIMANA YANG SATU KURSI UNTUK POLITISI DAN YANG SATU LAGI UNTUK TOKOH LAINNYA,” KATA TOPO. Mendengar itu, Tomas tersenyum. “insyaAllah mo dapa dua kursi di Komisaris,” katanya. *


Komentar