oleh

Pelanggar Protokol Kesehatan Bayar Denda Rp150.000

RGOL.ID, GORONTALO – Aparat kepolisian dari Polda Gorontalo terus mengawal pelaksanaan Peraturan Gubernur Gorontalo nomor 41 tahun 2020 tentang penegakkan disiplin pelanggar Protokol Kesehatan.

Guna memutus mata rantai penularan Covid-19, maka Polda Gorontalo tidak memberi ruang bagi mereka yang melanggar protokol kesehatan. Sehingga itu, Polda Gorontalo secara intens melakukan razia Protokol Kesehatan.

Tak main-main, selalin sanksi sosial, masyarakat yang kedapatan melanggar Protokol Kesehatan akan dikenakan sanksi administrasi atau denda Rp150. 000.

Lihat saja Selasa (20/10/2020), personil Polda Gorontalo dipimpin Perwira Pengendali Iptu Alex Karame, banyak memberikan sanksi kepada para pelanggar Protokol Kesehatan.

Dimana, salah satu pengendara yang terjaring razia ditemukan melanggar protokol kesehatan tidak menggunakan masker. “saat itu juga diberikan sanksi menyapu jalan dan push up,” ujar Alex.

Ini merupakan bukti otentik, bahwa pemerintah tidak memberikan kelonggaran bagi yang melanggar protokol kesehatan, semua diberikan sanksi tegas.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Gorontalo, Komisaris Besar Polisi Wahyu Tri Cahyono, mengatakan, pihak kepolisian saat ini tidak akan memberikan ruang bagi mereka yang melanggar Protokol Kesehatan.

“tentunya dengan kekuatan hukum yang tercantum dalam pergub, maka wajib bagi siapapun untuk patuh dan taat terhadap protokol kesehatan, jika melanggar, maka akan ditindak tegas sesuai dengan Pergub,” tutur Wahyu, sembai meminta masyarakat untuk taat dan patuh terhadap Protokol Kesehatan dalam setiap aktivitas. (awl)

Komentar