Pemda Bonebol – Unibraw Jadikan Pinogu Lokomotif Kawasan Bersertifikat Organik

GORONTALO (RGOL.ID) – Kepala Bappeda-Litbang Kabupaten Bone Bolango Basir Noho mengatakan bahwa Kecamatan Pinogu akan dijadikan sebagai lokomotif sertifikasi kawasan organik.

Menurut Basir saat ini Pemda Bone Bolango ini sedang berupaya untuk menjadikan Kecamatan Pinogu menjadi kawasan yang bersertifikat organik. “saat ini sedang dilakukan persiapan untuk sertifikasi organik bekerja sama dengan Lembaga Penelitian dan Pembangunan Masyarakat Universitas Brawijaya (LPPM UB) Malang melalui kegiatan KKN Tematik Doktor Mengabdi yang akan berlangsung dari tanggal 1 Agustus hingga 16 Agustus 2022,” ungkap Basir, Minggu (7/8/2022).

Basir mengatakan saat ini pihak LPPM UB Malang sedang melakukan verifikasi dan persiapan administrasi melalui pembentukan kelompok tani organik. “kelompok ini diberi nama Kelompok Tani Pinogaluma yang akan disahkan dan disertifikasi organik, sertifikasi ini akan dilakukan oleh Lembaga Sertifikasi Organik yang sudah bekerjasama dengan LPPM UB Malang,” kata Basir.

Lebih lanjut kata Basir, dalam rangka menunjang Kecamatan Pinogu sebagai kawasan organik juga akan dilakukan kerjasama dengan Universitas Brawijaya Malang melalui matching fund dengan kegiatan atau tema pengembangan olahan sapi organik yang akan didukung oleh lembaga sertifikasi organik. “hal ini diharapkan akan menjadi cikal bakal pengembangan kawasan pertanian organik di Kabupaten Bone Bolango. Ini adalah yang pertama di Indonesia,” ungkap Basir.

Mantan Kabag Ekbang Setda Bone Bolango ini mengungkapkan pihaknya akan mendorong Kelompok Tani dan Nelayan Andalan (KTNA) untuk mengembangkan produk-produk organik.

Hal ini sebagai upaya Pemda Bone Bolango menjadikan Kecamatan Pinogu menjadi lokomotif sertifikasi kawasan organik di Kabupaten Bone Bolango yang diikuti dengan praktek organik di kecamatan lainnya.

Sertifikasi kawasan organik ini merupakan bagian dari pemberdayaan ekonomi masyarakat di Pinogu. Karena selama ini Pinogu kita kenal dengan daerah yang berada di kawasan enclave Taman Nasional Bogani Nani Wartabone (TNBNW) yang secara akses infrastruktur sangat terbatas. “olehnya yang kita lakukan adalah pemberdayaan masyarakat melalui sertifikasi organik komoditi yang ada di Kecamatan Pinogu,” jelasnya.

Manfaat lain dari sertifikasi organik ini, yakni akan memberikan diferensiasi produk Kecamatan Pinogu dengan kawasan-kawasan yang lain. “selain itu juga ini akan menjadi branding khusus bagi produk komoditi yang dihasilkan dari Kecamatan Pinogu,” terang Basir Noho. (LaAwal-46)


Jangan Lewatkan

Komentar