oleh

Pemerintah Kota Lelang Tiga Jabatan Kadis

-Kota Gorontalo-351 Pengunjung

Kota Gorontalo (RGOL)- Pemerintah Kota Gorontalo akan melelang tiga jabatan eselon II, yaitu Kepala Inspektorat, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), dan Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Pelindungan Anak.

“ada tiga jabatan yakni kepala Inspektorat, kepala DPMPTSP, dan kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Pelindungan Anak,” ujar Amir Arham selaku ketua Tim Panitia Seleksi (Pansel) jabatan pimpinan tinggi pratama/eselon II Pemerintah Kota Gorontalo, Kamis (2/9).

Tujuan lelang jabatan ini dalam rangka mengisi kekosongan jabatan, karena tiga pejabat eselon II yang sebelumnya menduduki jabatan tersebut telah mendapat kepercayaan memimpin OPD lain. Pertama, Muhammad Kasim yang sebelumnya sebagai Kepala DPMPTSP, kini menjabat Kepala Dinas Kesehatan.

Nuryanto yang sebelumnya Kepala Inspektorat, kini memimpin kepala Badan Keuangan, dan terakhir Nulika Melati yang sebelumnya dipercaya memimpin Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Pelindungan Anak, kini menjadi Asisten III Setda Kota Gorontalo.

“dari tiga jabatan yang kosong, khusus kepala Inspektorat ada syarat tambahan, dimana pendaftar harus memiliki sertifikasi Diklat auditor dan pengawasan, sehingga yang melamar betul-betul orang yang punya basic pengawasan dan audit,” ujarnya.

Sementara dua jabatan lainnya, pendaftar cukup memiliki penjejangan umum sebagaimana ditentukan aturan dan ketentuan yang berlaku, yaitu minimal golongan IV A dan pernah menduduki jabatan eselon lebih rendah.

Kapan lelang jabatan akan dilaksanakan? Amir mengaku jika tak ada aral melintang, pihaknya akan mengumumkan seleksi tiga jabatan tersebut disertai dengan jadwal dan tahapan seleksi. “pendaftaran mulai dari tanggal 6 September,” jelasnya. Amir menargetkan, pelaksanaan lelang jabatan akan dituntaskan dalam jangka waktu dua bulan. Target itu dipatok karena jabatan pimpinan OPD tidak boleh lama dikosongkan.

Amir menambahkan, meskipun lelang jabatan ini dibuka untuk umum, pihaknya akan lebih memprioritaskan ASN yang benar-benar berasal dari Provinsi Gorontalo. “kita juga bisa mengundang dari instanti tertentu, ini kalau memang tidak ada yang mendaftar, sebab pendaftar tiap jabatan itu minimal tiga orang,” tambahnya.

Amir berharap ASN yang akan mengikuti seleksi ini adalah figur-figur yang memiliki kompetensi, profesional, dan memiliki integritas, serta jenjang karir yang cemerlang. Sementara itu, dalam melakukan seleksi nanti, tim Pansel akan melibatkan Asisten III Setda Kota Gorontalo, unsur akademisi, BKD Provinsi, dan praktisi hukum. (tr-11)


Komentar