oleh

Pemkab Gorut Gelar Apel Kendaraan Dinas, Thariq : Tak Ikut akan Dijemput

RGOL.ID, GORUT – Pemerintah Kabupaten Gorontalo Utara (Pemkab Gorut) menggelar apel Kendaraan Dinas yang digelar di Halaman depan Kantor Bupati Gorut, Rabu (16/03/2022).

Apel kendaraan dinas dilakukan menindaklanjuti surat hasil audit BPK (Badan Pemeriksa Keuangan) Nomor 02.B/LHP/XIX/GOR/06/2020 tanggal 8 Juni 2020 tentang penataan aset belum tertib.

Berdasarkan data dari Bidang Aset Badan Keuangan Pemkab Gorut, seluruh kendaraan dinas yang layak jalan berjumlah 734 unit, terdiri atas 585 kendaraan roda dua dan 149 kendaraan roda empat.

Wakil Bupati Gorontalo Utara (Wabup Gorut), Thariq Modanggu dalam arahannya saat memberikan sambutan memaparkan, apel kendaraan ini merupakan upaya dari pemerintah daerah untuk melaksanakan perintah undang-undang, menghormati hasil temuan pemanfaatan kendaraan dinas yang belum tertib.

Untuk itu, Ia meminta Bagian Umum, Satpol-PP segera menyusun langkah-langkah, karena ini sudah disurati.

“Maka, segera susun langkah-langkah untuk melakukan penjemputan kendaraan yang dimaksud. Jadi, setelah ini diadakan penjemputan, kalau tidak mau dijemput lebih baik diantar. Dari pada kami yang harus menjemput,” tuturnya.

Selanjutnya, Ia juga meminta bahwa setiap kendaraan dinas yang dicek, bukan hanya dibuatkan daftar pengecekan, tapi ada tabel tambahan, siapa pengguna dan SK dari kendaraan tersebut.

“Supaya kita akan melihat yang memanfaatkan kendaraan ini sesuai dengan SK atau tidak. Hanya ini yang saya minta, setelah itu kita akan evaluasi seluruh pemanfaatan kendaraan dinas. Setelah ini kita akan lanjutkan dengan Kendaraan Dinas Operasional (KDO), kita apel juga,” terang Thariq.

Ia berharap, mudah-mudahan terkait dengan apel kendaraan dinas ini, tidak ada keluhan dan penyalahgunaan.

“Kalau sampai ada penyalahgunaan dan itu bikin kacau daerah, apa boleh buat harus kita tempel stiker,” tegasnya.

Makanya, Ia juga meminta yang memanfaatkan KDO, dimanfaatkan sebagaimana mestinya, karena kalau sampai ada ribut-ribut atau penyalahgunaan yang bikin kacau, itu akan ditindaki.

“Kalau ada penyalahgunaan seperti yang lalu, ya sudah akan ditempel, tapi kalau masih aman-aman, ya biar saja dulu. Yang pasti ini bertahap,” imbuh Thariq.

Selebihnya Ia berharap, kendaraan dinas maupun KDO yang ada untuk dijaga dan dirawat dengan baik.

“Jadi saya berharap kepada rekan-rekan semua dijaga dengan baik aset ini, karena aset ini adalah modal kita, kalau aset kita dibiarkan begitu saja, tidak dimanfaatkan, itu juga tidak boleh,” tandasnya. (ind-56)


Posting Terkait

Jangan Lewatkan

Komentar