oleh

Pemkot Keluar dari Zona Merah Pelayanan Publik

RGOL.ID, GORONTALO – Walikota Gorontalo Marten Taha, menerima penghargaan predikat kepatuhan tinggi 2019, terhadap standar pelayanan publik dengan tingkat sangat baik setelah melalui serangkaian survey yang dilakukan Ombudsman RI.

Kepala Ombudsman RI Perwakilan Provinsi Gorontalo, Alim Niode, menjelaskan Walikota Marten Taha berhasil membawa Pemkot keluar dari zona merah buruknya pelayanan publik.

Buktinya dari hasil survey, Kota Gorontalo meraih nilai 90,94, dan masuk pada zona hijau pelayanan publik.

“Setiap tahun Ombudsman melakukan survey terhadap pelayanan publik,” ujarnya. Kota Gorontalo yang awalnya berada pada posisi zona merah, terus mengalami perubahan dan masuk pada zona kuning, sampai akhirnya sekarang sudah zona hijau atau terbaik tingkat kepatuhan pelaksanaan pelayanan publik.

Hasil yang diperoleh Pemkot ini tidaklah gampang. Dari tahun ke tahun, Pemkot Gorontalo terus melakukan pembenahan terhadap pelayanan publik di daerah.

Artinya, komitmen Pemkot untuk melakukan sebuah perubahan terhadap pelaksanaan pelayanan publik, benar-benar direalisasikan.

Alim berharap, hasil yang diraih ini dijadikan motivasi untuk terus mempertahankan predikat kepatuhan pelayanan tertinggi. Sementara itu, Walikota Marten Taha sangat bersyukur dan berterima kasih kepada seluruh aparatnya.

Marten mengatakan penghargaan yang diraih Pemkot Gorontalo dari Ombudsman RI ini akan didedikasikan kepada seluruh ASN, honorer dan pejabat dilingkungan Pemkot Gorontalo, karena berkat kerja keras, kerja ikhlas aparat Pemkot, pelayanan publik di Kota Gorontalo terlaksana dengan baik, dan dirasakan oleh masyarakat.

“tahun 2017 kami berada di zona merah, 2018 kuning, dan 2019 kami melakukan perombakan besar-besaran dan hasilnya berhasil masuk zona hijau. Ini bukti pengabdian kepada masyarakat, atas kepatuhan memberikan pelayanan terbaik kepada smayarkat,” tutur Marten. (lev/tr-11)

Komentar