Penertiban Tambang Bulawa Dikecam

RadarGorontalo.com – Aksi penertiban tambang yang berlokasi di desa Dunggilata kecamatan Bulawa kabupaten Bone Bolango, yang dilakukan aparat kepolisian, pada Minggu (4/6) dinihari, menuai kecaman dari masyarakat setempat.

Pasalnya, prosedur atau waktu penertiban, tidak seperti yang dilakukan sebelum-sebelumnya. Seperti, adanya pemberitahuan lebih dahulu, dengan bantuan kepala desa setempat. “Namun ironisnya, (penertiban) itu dilakukan tidak beda dengan penggebrekan teroris. Di bulan Ramadhan, di waktu tengah malam, saat kami beristrahat. Padahal, kami hanya rakyat biasa, pak!” ujar tokoh masyarakat setempat, Darlis Husain. “Kami tidak menolak dilakukan penertiban, bila aktivitas kami melanggar hukum. Namun mestinya, pada siang hari, seperti lazimnya penertiban sebelum-sebelumnya, dan disertai lebih awal dengan pemberitahuan, melalui kepala desa. Bukan di tengah malam, saat kami beristirahat. Itu intinya, keluhan kami,” sahut dia lagi.

Ditempat terpisah, legislator Deprov Gorontalo dari dapil II Bonbol, Sunaryo Dulanimo, turut mengecam aksi penertiban tersebut. “Karena lebih bersifat pada perbuatan yang tidak menyenangkan, dilakukan di waktu tengah malam. Bahkan lebih terkesan sewenang-wenang dan tidak manusiawi. Karena tidak hanya menyita material tambang dan emas milik warga saja, tetapi ada juga jutaan uang warga yang disita.” sesal Sunaryo. “Olehnya, kami minta pertanggungjawaban Kapolda Gorontalo, atas kejadian ini,” tegas politisi PDIP ini. Sementara itu, saat dikonfirmasi perilah kejadian ini, Kabid Humas Polda Gorontalo mengaku belum tahu. (rg-28/rg-62)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.