oleh

Pengusaha Tak Mau Divaksin Akan Dicabut Ijin Usahanya

RGOL.ID, GORONTALO – Toko dan perusahaan yang bos dan karyawannya sudah divaksin perlu diberikan penghargaan. Sebaliknya jika ada toko dan perusahaan yang tidak mengindahkan program vaksinasi harus diberikan sanksi.

Ternyata dalam data di Kelurahan-Kelurahan banyak sekali warga yang sama sekali tidak peduli pada program vaksinasi ini dan mereka ini kebanyakan pengusaha. warga yang hadir pada kegiatan vaksinasi yang dilakukan di Kelurahan Limba B, Jum’at (03/12/2021) mengusulkan agar orang-orang yang tidak mau divaksin harus diberikan sanksi yang keras.

Kalau mereka punya usaha maka cabut ijin usahanya. Memang warga Kota Gorontalo masih banyak yang kumabal, golongan ini malah sangat tidak mengindahkan ajakan pemerintah untuk mengikuti program vaksinasi.

Upaya Pemerintah untuk mengajak rakyat untuk divaksin sungguh luar biasa, di Limba B misalnya, selain dapat beras, juga dapat kupon undian yang hadiahnya sepeda motor.

Bagi rakyat kebanyakan tentu ini sangat menggiurkan, tetapi untuk kalangan menengah ke atas tentu tidak berarti apa-apa, apalagi bagi mereka yang memang tak mau divaksin.

Walikota Gorontalo, Marten Taha selalu menangani masalah dengan lembut, karena itu orang nomor satu di Kota Gorontalo ini tidak mau menggunakan tangan besi dalam menyelesaikan masalah.

Karena itu, soal vaksinasi ini kata Walikota, harus di pelajari dulu apa mereka itu ada penyakit bawaan sehingga tidak bisa divaksin atau betul-betul tidak mau divaksin dengan alasan yang tidak jelas.

Kalau tidak punya alasan yang jelas, maka Walikota menegaskan, tentunya semua itu akan berakibat pada pelayanan kepada para pengusaha yang tidak mau di vaksin itu sesuai perpres nomor 14 tahun 2021.

Sampai saat ini belum ada data yang masuk apakah ada orang tertentu, apa dia pengusaha atau profesi tertentu yang tidak mau divaksin. Saat ini kita lakukan pendataan, mana-mana yang belum divaksin, apakah tidak mau divaksin atau memang ada komorbit atau penyakit bawaan.

Sementara itu, Lurah Limba B, Imran Dai menambahkan, sanksi bagi mereka yang belum divaksin sudah diatur dalam Perpres Nomor 14 tahun 2021 Pasal 13 A, yakni penundaan atau penghentian jaminan sosial atau bantuan sosial, serta penghentian layanan administrasi pemerintah dan atau denda.

Jadi jelas sudah sanksinya bagi mereka yang tak mau divaksin. Mereka yang tidak mau divaksin tanpa alasan yang jelas akan tidak dilayani ketika mengurus SIM, STNK, KTP, Ijin Usaha,  pokoknya semua yang berurusan dengan pemerintah tidak akan dilayani. (awl)


Jangan Lewatkan

Komentar