oleh

Pentingnya Media Tangkal Isu Terorisme

 Penyerahan plakat Kontra Radikalisme dari Ketua BNPT kepada Pimpinan Redaksi Radar Gorontalo
Penyerahan plakat Kontra Radikalisme dari Ketua BNPT kepada Pimpinan Redaksi Radar Gorontalo

GORONTALO (RadarGorontalo.com) – Pentingnya peran media dalam menangkal isu-isu radikalisme dan terorisme, diulas cukup panjang dalam pertemuan Radar Gorontalo – Gorontalo Post, dengan forum koordinasi penanggulangan teroris (FKPT), Badan Nasional Penanggulangan Teroris (BNPT) hingga unsur Dewan Pers, Kamis (19/5).

Dalam paparannya, perwakilan dari Dewan Pers, mengulas pentingnya akurasi data, hingga penggunaan sumber resmi, dalam pemberitaan mengenai terorisme dan wajib mengutamakan kepentingan publik. Disisi lain, wartawan pun diminta menghindari pemberitaan yang berpotensi mempromosikan si pelaku teroris. Ini sesuai dengan Peraturan Dewan Pers Nomor 01/Peraturan–DP/IV/2015 tentang pedoman peliputan terorisme.

Dewan Pers juga mengingatkan bahwa produk jurnalistik tentang terorisme, agar tidak memberikan stigma yang tidak relevan, salah satunya dengan menyebut agama atau etnis. Karena terorisme, adalah kejahatan individu. Dewan pers pun berharap, media massa bisa memberikan ruang bagi FKPT khususnya di Goronatalo dalam mensosialisasikan hal-hal yang terkait dengan kontra radikalisme dan terorisme.

Willy Pramudya pun sempat menyentil soal media terlebih media online, yang dalam pemuatan berita, lebih mengejar aktualisasi ketimbang akurasi. Bahkan tak jarang, pemutan gambar-gambar korban, dibuka secara vulgar ke publik. Contoh kasus saat kejadia Bom Thamriin, banyak media yang melakukan kesalahan dalam pemberitaan.
Kegiatan kemarin itupun, diwarnai sharing informasi seputar isu-isu terorisme, radikalisme hingga persoalan-persoalan yang terkait dengan sengketa pemberitaan. Selain BNPT, Dewan Pers, dan FKPT, ikut hadir juga Kesbang Provinsi, serta perwakilan dari Radar Gorontalo – Gorontalo Post.

Kunjungan kemarin itu, merupakan lanjutan dari kegiatan sehari sebelumnya di Grand Q Hotel, yang menghadirkan perwakilan dari berbagai media massa, humas pemerintah hingga unsur ormas, serta TNI – Polri. Kegiatan yang berlangsung hampir sehari penuh itu, mensosialisasikan berbagai hal tentang terorisme. (rg-34)


Posting Terkait

Jangan Lewatkan

Komentar