oleh

Penyusunan dan Penilaian ISK dan IPEPA, 15 PT di Wilayah XVI Hadiri BIMTEK

RGOL.ID – Universitas Gorontalo (UG), Senin kemarin melaksanakan kegiatan Bimbingan Teknis (BIMTEK) Penyusunan dan Penilaian Instrumen Suplemen Konversi (ISK) Instrumen Pemantauan dan Evaluasi Peringkat Akreditasi (IPEPA) Borang Akreditas 9 Kriteria, di Grand Q Hotel, Kota Gorontalo.

Kegiatan ini akan berlangsung selama tiga (3) hari, dengan menghadirkan pemateri, yakni salah satu Asesor Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) asal Bandung, Saipudin Nirwana, S.Kom., M.Kom.

Sesuai informasi, ada 47 peserta yang hadir dalam kegiatan ini. “Peserta bimtek ini berasal dari Perguruan Tinggi di wilayah XVI, yakni Provinsi Gorontalo, Sulawesi Tengah dan Sulawesi Utara. Ada 6 PTS dan 1 PTN untuk Gorontalo, dan 9 PTS dan PTN di luar Gorontalo. Total ada 15 Perguruan Tinggi dengan jumlah peserta 47 orang,” ungkap Ketua Panitia BIMTEK, Moh. Rivandi Dengo, SKM., M.Kes.

Sementara itu, Wakil Rektor I, Bidang Akademik, Dr. Julie Abdullah menjelaskan, bahwa awalnya kegiatan ini direncanakan hanya untuk UG saja.

“Kami bersyukur kepada Allah, karena semua yang kami rencanakan untuk peningkatan mutu di setiap universitas itu bisa diselenggarakan secara regional.

Tadinya kami hanya akan ingin menyelenggarakan dengan universitas saja, tapi kita mengingat bahwa kemajuan pendidikan itu haruslah bersama-sama, sehingga saya berinisiatif dengan teman-teman untuk mengkoordinasikan dengan yayasan dan rektor untuk bersama-sama dengan LLDikti Wilayah XVI dan APTISI untuk melaksanakan bimtek ini,” terang Dr. Julie.

Dalam arahannya, dia juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh peserta yang termotivasi untuk mengikuti BIMTEK, memperbaiki mutu di setiap universitas, hingga kegiatan ini terlaksana dengan baik.

“Kami ucapkan terima kasih kepada para peserta yang sudah termotivasi untuk kegiatan ini. Terima kasih juga kami ucapkan kepada pemateri yang sudah memberikan pengetahuannya dan share untuk bimbingan ini.

Mudah-mudahan hingga hari terakhir kita bisa menyerap semuanya untuk peningkatan mutu seluruh program studi yang ada di setiap universitas yang mengikutinya,” paparnya.

Dirinya berharap, para peserta bisa membawa satu rekomendasi kepada universitas, khususnya prodi masing-masing, sehingga bisa meningkatkan mutu prodinya.

“Kita ingin mencapai rekomendasi dari penilaian akreditasi, sehingga universitas akan bisa mengkonversi nilai dari standar 7 ke standar 9 dengan nilai baik sekali atau unggul,” pungkasnya. (rg-63)


Jangan Lewatkan

Komentar