oleh

Percepat Transaksi Keuangan Digital, BI Gandeng 2 Daerah Bentuk TP2DD

-Ekonomi-219 Pengunjung

GORONTALO (RGOL.ID) – Pemerintah Kota Gorontalo dan Kabupaten Bone Bolango bersama dengan Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Gorontalo Rabu, (24/03/2021) kemarin meresmikan pembentukan Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD).

Kegiatan tersebut merupakan tahap pertama pembentukan TP2DD di Provinsi Gorontalo yang juga dibarengi program Kick-Off program 1000 QRIS UMKM di masing-masing Kota Gorontalo dan Bone Bolango, Ekosistem QRIS di Lingkungan Kantor masing-masing Pemerintah Daerah, dan juga implementasi ekosistem QRIS di Pasar Liluwo Kota Gorontalo dan Pasar Tapa Kabupaten Bone Bolango.

Pembentukan TP2DD ini merupakan realisasi dari arahan Presiden Republik Indonesia melalui Keppres Nomor 3 Tahun 2021 yang menetapkan Satuan Tugas Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah. Keppres tersebut memuat mandat untuk membentuk Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) baik di tingkat Provinsi maupun Kabupaten dan Kota.

Lebih lanjut, keberadaan Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) sebagai wadah koordinasi yang dikembangkan melalui harmonisasi kebijakan dari pusat ke daerah serta antardaerah diharapkan dapat menjadi sarana untuk mendukung pencapaian percepatan dan perluasan digitalisasi transaksi pemerintah.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Gorontalo, Budi Widihartanto dalam sambutanya sangat mengapresiasi langkah Pemerintah Kota Gorontalo dan Kabupaten Bone Bolango yang sudah membentuk dan melaunching TP2DD. Budi berharap TP2DD dapat memberikan kontribusi optimal dalam percepatan dan perluasan digitalisasi di Kota Gorontalo dan Kabupaten Bone Bolango.

Budi Widihartanto menambahkan, peran Bank Indonesia sendiri dalam mendukung Digitalisasi Pembayaran adalah dengan melaksanakan kebijakan penerapan MDR (Merchant Discount Rate) 0% bagi Usaha Mikro diperpanjang sampai dengan 31 Desember 2021, perluasan QRIS 12 Juta berbasis komunitas di seluruh Indonesia, dan mendorong penggunaan QRIS dalam elektronifikasi transaksi keuangan Pemda dan rencana Digitalisasi Bansos 4.0.

“Bank Indonesia akan bekerja sama dengan Pemerintah Daerah untuk menyiapkan beberapa program flagship untuk membentuk ekosistem QRIS sebagai langkah guna mendorong terciptanya percepatan dan perluasan digitalisasi transaksi di kedua wilayah,” tutur Budi Widihartanto. (awal-46)


Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.