oleh

Perkara SMS, Suami Habisi Istri

Tersangka AD
Tersangka AD

RadarGorontalo.com – Wiwin Inunu (34) yang seharinya berprofesi sebagai tukang jahit di pasar shoping Limboto, meregang nyawa setelah beberapa kali ditikam suaminya berinsial AD (40). Aksi tersangka dipicu oleh pesan singkat (SMS) yang dikirim korban, yang isinya menyatakan hubungan keduanya sudah tidak ada. menghindari aksi massa, tersangka lari mengamankan diri ke Bataliyon 713.

Kejadian, Selasa (16/8) itu cukup menghebohkan. Ceritanya, tersangka yang hampir sepekan tak lagi serumah dengan korban, bermaksud menjemput korban yang juga istrinya itu, yang seharinya bekerja sebagai tukang jahit di pasar shoping Limboto. Dengan menggunakan motor, tersangka bermaksud membawa korban ke rumah orang tua tersangka AD di Desa Tunggulo Kecamatan Limboto Barat.

Ditengah jalan, keduanya terlibat adu mulut. Rupanya, tersangka AD tidak terima dengan pesan singkat dari korban sebelumnya yang isinya menegaskan kalau hubungan keduanya sudah kandas. “torang pe hubungan suami istri sudah tidak ada,” ujar Kabid Humas Polda Gorontalo AKBP Bagus Santoso. Pesan itupun dibalas oleh tersangka dengan mengirimkan surat yang isinya “‘itu adalah keputusanmu maka keputusanmu itu yang akan membuktikanya”. entah apa maksud dari isi surat itu.

Namun, selang beberapa menit adu mulut, tersangka AD langsung mengambil pisau yang diselipkan ke pinggangnya, yang sejurus kemudian dihujamkan beberapa kali ke tubuh istrinya. Korban pun langsung jatuh bersimbah darah. Korban pun langsung dilarikan ke Rumah Sakit MM Dunda Limboto. Sayang, pendaharahan hebat membuat nyawa korban tak tertolong. Menghindari amukan massa, tersangka AD lari ke markas TNI Batalyon 713.

Menurut Bagus, hubungan antara korban dan tersangka masih berstatus suami dan istri, namun sesuai dengan pengakuan tersangka mereka berdua sudah tidak satu rumah selama sepekan terakhir. Berangkat dari rasa kecewa dan sakit hati kata Bagus, kemudian tersangka nekat membunuh korban karena sudah tidak diakui lagi sebagai suami korban.

“Korban saat ini masih dibawah ke Rumah Sakit Aloie Saboe, untuk dilakukan otopsi sebagaimana permintaan keluarga. Sementara tersangka sudah diamankan pihak Polres Gorontalo,” ujarnya. (rg-60)


Posting Terkait

Jangan Lewatkan

Komentar