oleh

Perkuat SIPARDI, Pemda Gandeng Bank BRI

RGOL. ID.GORONTALO – Pemerintah Kabupaten Gorontalo melalui Kominfo menggandeng Bank BRI untuk mengembangkan platform marketplace Aplikasi Sistem Pasar Rakyat Digital (SIPARDI).

Sipardi dikenal sebagai salah satu platform marketplace yang digagas oleh Pemerintah Kabupaten Gorontalo guna mempermudah masyarakat melakukan transaksi jual beli di tengah kondisi pandemi Covid-19.

Branch Manager BRI Cabang Limboto mengatakan, pihaknya akan mendorong nasabahnya yang memanfaatkan mobile banking untuk bergabung dengan Sipardi.

“Kita kolabirasikan dimana nasabah BRI akan kita dorong semuanya masuk kesana. Memang dari kantor pusat berkali-berkali menyampaikan untuk membangun pasar digital tapi alhamdulilkah di kabupaten Goronfalo sudah ada sehinga kita tinggal mengkolaborasikan,” kata Kepala BRI, Nanang Setiawan.

Sehingga, lanjut dia, data pelaku e-warung akan diberikan kepada tim Sipardi dan selanjutnya diperintahkan untuk masuk ke pasar itu.
“Jadi dalam waktu dekat ini sipardi akan ketambahan sekitar 120 pelapak. nanti soal bagaimana KPMnya akan dibiacarakan lebih lanjut lagi,” tuturnya.

“Kemudian bantuan-bantuan lain dalam bentuk pemasaran kemarin sempat kita biacarakan. Termasuk kedepan kita dengan pemda ingin membuat sipardi menjadi platform mandiri yang profesional,” tandasnya.

Sementara itu, Bupati Gorontalo Nelson Pomalingo menyambut baik kerjasama antar pemeritah Kabupaten Gorontalo dengan Bank BRI ini.

Menurutnya, baik Pemerintah Daerah maupun perbankan sama-sama memiliki potensi yang cocok untuk dikolaborasikan sehingga memicu pertumbuhan ekonomi di daerah.

“Hikmah corona ini adalah menjadi kebutuhan, selain itu inovasi muncul sekaligus kerja sama kita juga dilakukan. Kita tidak boleh berdiri sendiri-sendiri hari ini dibuktikan oleh BRI,” ujar nelson.

Menurutnya, pemanfaatan teknologi digital sangat dibutuhkan masyarakat saat ini. Sebab, hal hal yang bersifat konvensional tidak menjamin kecepatan dan sebagainya.

“Tapi melalui hal seperti ini pertama termasuk e-warung ini membuat kita tidak langsung bertemu namun pelayanan cepat yang kedua juga standar-standar yang dibutuhkan juga ada di dalam sistim itu dan yang terakhir tak mengurangi hal-hal yang negatif seperti kkn dan seterusnya ini karena sistem sudah jalan sesuai dengan keinginan kita,” pungkas Nelson. (Qn)


Komentar