oleh

Peserta Ujian Paket C di Gorut Capai 521 Orang, Bupati Indra : Kita akan Telusuri

RGOL.ID, GORONTALO – Tahun ini, jumlah peserta pendidikan kesetaraan, khususnya paket C di Kabupaten Gorontalo Utara mencapai 521 orang.

Jumlah tersebut jauh lebih banyak dibanding peserta untuk ujian paket A dan B. Untuk paket A sebanyak 99 peserta dan paket B sebanyak 321 peserta. Sehingga, total peserta ujian pendidikan kesetaraan di Gorontalo Utara tahun ini berjumlah 941 orang. Data tersebut diterima dari Bidang Pendidikan Non Formal dan Informal (PNFI) Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Gorontalo Utara (Gorut).

Jika dilihat, jumlah tersebut terbilang cukup besar untuk ukuran Kabupaten Gorontalo Utara. Bupati Indra Yasin bahkan sempat kaget dan menyoroti banyaknya peserta pendidikan kesetaraan ini. “Ternyata paket A, B dan C di Gorut itu masih cukup banyak.

Sehingga, saya selaku kepala daerah merasa berkepentingan untuk menyeriusi hal itu. Saya berharap di periode ini, itu bisa kita tekan, kalau perlu selesai semua,” ungkapnya usai hadir membuka Bimbingan Teknis (Bimtek) Proktor, Teknisi, Pengawas USBN dan UNBK Pendidikan Kesetaraan Paket A, Paket B dan Paket C Tingkat Kabupaten Gorontalo Utara (Gorut), yang diselenggarakan Dinas Pendidikan, di Hotel TC Damhil, Kota Gorontalo, Kamis (19/3).

Dengan banyaknya jumlah peserta pendidikan kesetaraan, khususnya paket C, tentu menimbulkan pertanyaan, berarti selama ini masih cukup banyak warga masyarakat Gorontalo Utara yang tidak mengenyam pendidikan formal di bangku sekolah, terlebih pendidikan di tingkat menengah atas.

Padahal, Bupati Indra mengaku, selama ini pemerintah daerah telah membantu biaya studi lewat program pendidikan gratis. Demikian juga dengan perlengkapan sekolah, seperti seragam dan sepatu sekolah. “Begitu juga masalah kendaraan, sudah kita siapkan bus sekolah untuk siswa,” imbuhnya.

Oleh sebab itu, Indra mengatakan, dirinya telah meminta pihak Dinas Pendidikan untuk mencari tahu apa penyebab banyaknya peserta pendidikan kesetaraan di Gorontalo Utara. Termasuk, menelusuri sampai kenapa mereka putus sekolah dan lain sebagainya. (ind-56)

Komentar