oleh

Pilkades Ala Nelson, Jadi Contoh Nasional

-Kab. Gorontalo-328 Pengunjung

Kabupaten Gorontalo (RGOL) – Setiap Kepala Daerah pasti ada kelebihan dan kekurangan, tetapi Nelson dinilai punya gebrakan-gebrakan nasional. Apa saja itu? Ini kata Kadis Pemdes tentang beberapa hal yang dilakukan Bupati Gorontalo Nelson Pomalingo yang mendapat acungan jempol Menteri Desa Tertinggal.

Betapa tidak, begitu Nelson jadi Bupati Gorontalo, dia langsung fokus pada 47 Desa dengan kategori  sangat tertinggal, sebelum masa jabatannya berakhir, tak boleh lagi ada Desa sangat tertinggal di Kabupaten Gorontalo.

Alhamdulillah hasil penilaian dari Kementerian Desa Tertinggal, tak ada lagi Desa Sangat Tertinggal di Kabupaten Gorontalo, artinya apa yang ditargetkan Bupati sudah tercapai. Di periode kedua. Nelson kembali menggebrak kewat program Desa Mandiri. “beliu menargetkan, setiap tahun ada 3 Desa Mandiri,” ungkap Kadis.

Selain itu juga, dengan program ini, maka rakyat tak perlu lagi datang ke kantor, semua cukup lewat smartphone. Jadi selama kurang lebih 6 tahun memimpin Kabgor, banyak lompatan yang dilakukan Bupati Nelson Pomalingo. Lihat saja bagaimana Pilkades Kabgor yang kini sudah menjadi contoh nasional.

Sistem pelaksanaan Pilkades Kabgor sangat demokratis dan punya gengsi. Pertama ada Komisi Pemilihan plus Komisi Pengawasan dan jika peserta Pilkades hanya satu orang, maka lawannya adalah Kotak Kosong dan sekarang ini sudah banyak daerah di Indonesia  yang mengadopsi sistem Pilkades Kabgor.

Tidak sampai di situ, Bupati juga sangat perhatian pada kesejahteraan Aparat Desa, bahkan Kabgor adalah daerah pertama yang sudah melaksanakan PP II. Ditanya apakah menurut dia Nelson layak menjadi Gubernur? Drs. Nawir Pondako tertawa kecil, lalu dengan lirih balik bertanya apakah dia harus menjawab pertanyaan itu. “nanti orang bilang ana koprol,” kilahnya.

Yang pasti kata dia, Nelson punya banyak keberhasilan selama memimpin Kabgor termasuk dalam membangun Desa. ” indeks Pembangunan Desa di Kabgor sangat bagus, dan yang menilai itu dari Kementerian,” paparnya.

Ada 5 hal yang dijadikan dasar untuk mengukur sebuah keberhasilan pembangunan Desa, pertama dari Desa Sangat Tertinggal dan sekarang di Kabgor sudah tak ada, kemudian Desa Tertinggal, sekarang jumlahnya tinggal sedikit, ditargetkan dalam waktu yang tidak begitu lama lagi, Kabgor tak punya Desa Tertinggal, dengan demikian, status Desa di Kabgor tinggal hanya dua yakni  Desa Maju dan Desa Mandiri.

“menurut anda dengan prestasi-prestasi ini apakah beliu tak layak jadi Gubernur,” tanya Nawir. Jadi kalau Nelson diberi kesempatan memimpin Gorontalo, pasti keberhasilannya di Kabupaten bisa dikembangkan di tingkat provinsi. (awal)


Komentar