oleh

Pimpinan UG Hadiri Seminar Kepahlawanan HB. Jassin di Jakarta

KAMPUS (RGOL.ID) – Selasa kemarin (22/2), seluruh tim yang berada di Perpustakaan Nasional Jakarta menggelar Seminar Nasional Kepahlawanan tentang Kepahlawanan HB. Jassin.

Dari pihak Universitas Gorontalo (UG), Rektor UG, Dr. Ibrahim Ahmad menjelaskan, bahwa sejak dua tahun lalu, UG sudah mengambil bagian dalam rangka menggagas pencalonan kepahlawanan HB. Jassin di tahun 2022 ini.

“Seminar nasional ini menjadi penting, karena ini adalah sesuatu yang memang tidak boleh dilaksanakan sebelum pengusulan pahlawan nasional ke pemerintah.

Olehnya, kami bersama tim yang ada di Jakarta, baik itu dari pemprov Gorontalo, kabupaten Bone Bolango maupun kota Gorontalo, bersama-sama mempersiapkan untuk pelaksanaan seminar ini. Insya Allah bisa berjalan dengan baik dan lancar,” terang rektor.

Dia berharap, ada partisipasi dari masyarakat Gorontalo untuk mengikuti sekaligus memberikan dukungan aspirasi kepada HB. Jassin ini melalui link zoom yang sudah dibagikan ke media sosial.

Sementara itu, Ketua Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (APTISI) Gorontalo, Dr. dr. Muhammad Isman Jusuf menjelaskan, bahwa sesuai dengan UUD tentang pengusulan pahlawan nasional, para tim harus terlebih dahulu melaksanakan seminar skala nasional yang menghadirkan 3 orang narasumber utama, yaitu yang Direktur Kepahlawanan Kemensos, Sejarawan Nasional dan Lokal.

“Alhamdulillah APTISI Gorontalo bersama dengan UG menjadi bagian dari pelaksana kegiatan yang dilaksanakan oleh pemerintah provinsi Gorontalo, dalam rangka pengusulan HB. Jassin sebagai pahlawan Gorontalo.
Itu syarat utama untuk pengusulan pahlawan nasional.

Alhamdulillah, riset itu merupakan salah satu bagian dari rangkaian kegiatan pengusulan pahwalan nasional untuk HB. Jassin dan kita berharap bisa melengkapi persyaratan-persyaratan yang telah disiapkan oleh tim untuk kita usulkan ke Kemensos pada bulan Maret 2022 nanti,” terang Isman Jusuf.

APTISI berharap kegiatan ini berjalan dengan sukses, sesuai harapan semua pihak dan aspirasi yang berkembang pada seminar agar dicatat oleh tim perumus untuk menjadi bagian yang tak terpisahkan dalam pengusulan pahlawan nasional HB. Jassin.

“Kita juga berharap dukungan do’a dan dukungan dari seluruh masyarakat Gorontalo, terutama para tokoh-tokoh yang ada di pusat untuk bisa mengawal hasil dari seminar ini.

Syukur-syukur kalau pada bulan November 2022 ini beliau bisa menjadi salah satu dari pahlawan Nasional yang ditetapkan oleh pemerintah. Mudah-mudahan hasil seminar ini bisa diejawantahkan di provinsi Gorontalo, dimana akan banyak artefak-artefak dari HB. Jassin yang akan menjadi penciri daripada provinsi Gorontalo,” pungkasnya. (rg-63)


Komentar