oleh

PLTU Tanjung Karang Ditargetkan Rampung Akhir 2020

RGOL.ID, GORONTALO – Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) masih akan menjadi penghasil listrik terbesar dalam bauran energi listrik tujuh tahun ke depan.

Sesuai Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) 2019-2028, kontribusi pembangkit listrik tenaga uap (batubara) ditargetkan sebesar 54,6%, gas 22%, dan Bahan Bakar Minyak (BBM) 0,4% serta pembangkit Energi Baru Terbarukan (EBT) akan menyumbang 23%.

PLTU Sulbagut-1 dengan kapasitas 2×50 megawatt (MW) merupakan salah satu pembangkit listrik tenaga uap yang ditargetkan akan memberikan kontribusi untuk memenuhi kebutuhan listrik nasional. PLTU Sulbagut-1 yang terletak di Desa Tanjung Karang, Kecamatan Tomilito, Kabupaten Gorontalo Utara, Provinsi Gorontalo itu dikerjakan oleh PT Gorontalo Listrik Perdana (GLP) dan saat ini masih dalam proses pengerjaan konstruksi.

Hal ini sebagaimana disampaikan oleh Nedismanto selaku Site Project Manager PT GLP. “PT Gorontalo Listrik Perdana adalah perusahaan yang memiliki PPA (Power Purchase Agreement) untuk pembangunan project PLTU Sulbagut-1,” ujar Nedismanto sembari menambahkan tujuan pembangunannya adalah untuk memenuhi kebutuhan energi listrik di Sulawesi bagian utara.

Nedismanto mengatakan, tahun depan PT GLP  melalui PLTUSulbagut-1 sudah bisa menyuplai listrik di wilayah Sulawesi, walaupun memang pihaknya berupaya bisa secepatnya di tahun ini, mohon doa kepada semua pihak.

“Kita coba apa yang terbaik, kita melakukan upaya maksimal supaya PLTU yang sedang dalam masa konstruksi ini bisa memberikan kontribusi secepatnya kepada Gorontalo Utara dan Provinsi Gorontalo pada khususnya,dan secara umum kepada Indonesia,” kata Nedismanto.

Komentar