oleh

PSBB, Gubernur Harap Masyarakat Siap dan Patuh

-Gorontalo, Headline-245 Pengunjung

Gorontalo (RGOL.ID) – Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Provinsi Gorontali, resmi diberlakukan, Senin (4/5) kemarin. Gubernur Gorontalo Rusli Habibie dalam pidatonya menyatakan PSBB bukanlah hal baru, karena sebelumnya masyarakat Gorontalo telah melaksanakannya meski dalam skala kecil.

“PSBB bukan hal yang baru bagi kita, karena selama ini sudah lebih dari sebulan,
kita sudah menjalani sebagian dari pembatasan-pembatasan sosial. Kita hanya akan meningkatkan skala dan waktu pembatasan agar pemberlakuan PSBB ini benar-benar efektif menghentikan penyebaran virus corona di tengah-tengah kita,” ucap Rusli dalam pidatonya, dirujab Gubernur.

Rusli meminta masyarakat lebih meningkatkan kesadaran diri dalam pembatasan sosial. Hal itu juga telah diatur dalam Peraturan Gubernur Gorontalo nomor 15 Tahun 2020 tentang Pedoman Pelaksanaan PSBB di Gorontalo.

“Saya mengajak kepada kita semua selama 14 hari kedepan. Mulai dari hari ini untuk lebih banyak berada di rumah, bekerja dari rumah, beribadah bersama keluarga di rumah, mendampingi anak belajar di rumah serta menghindari interaksi sosial lainnya,” imbuhnya.

Demi terlaksananya PSBB dengan maksimal hingga ke tingkat paling bawah, pemerintah provinsi bekerja sama dengan pemerintah kabupaten kota akan menyosialisasikan Pergub tentang PSBB ini. Direncanakan pada Kamis 07 Mei 2020 peraturan ini mulai diberlakukan.

“Lakukan monitoring secara rutin ke seluruh sampai ke tingkat desa, kelurahan, dusun, RT/RW. Kepala desa atau lurah harus bersama-sama unsur tokoh masyarakat, tokoh agama serta TNI Polri untuk memastikan masyarakat mematuhi semua ketentuan sekaligus mengecek kondisi warga ,” tambahnya.

Rusli juga meminta pemerintah di daerah memastikan bahan pangan yang telah disiapkan tersalur kepada masyarakat yang terdampak pandemi virus corona. (Mey-25)


Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *