oleh

PTBI KPw Gorontalo Bahas Pertumbuhan Ekonomi Gorontalo

GORONTALO (RAGORO) – Sinergi, Transformasi dan Inovasi untuk ketahanan dan pertumbuhan ekonomi Gorontalo dan nasional, menjadi tema kegiatan Pertemuan Tahunan Bank Indonesia (PTBI) yang digelar Kantor Perwakilan (KPw) Bank Indonesia Provinsi Gorontalo, Selasa
(3/12/2019), bertempat di ruang pertemuan, lantai 4 KPw Bank Indonesia Provinsi Gorontalo.

Hadir pada kegiatan PTBI, Wakil Gubernur Idris Rahim bersama Forkopimda, para Bupati/Walikota, Kepala OJK Wilayah Sulawesi Utara, Gorontalo, dan Maluku Utara, ketua-ketua DPR, pimpinan perbankan, akademisi, TNI/Polri, pengusaha, pimpinan perguruan tinggi, serta responden KPw Bank Indonesia Provinsi Gorontalo.

Kepala KPw Bank Indonesia Provinsi Gorontalo, Budi Widihartanto mengatakan PTBI di Gorontalo rutin digelar setiap tahun untuk
menyampaikan pandangan Bank Indonesia mengenai kondisi perekonomian terkini, tantangan dan prospek ke depan, serta arah kebijakan Bank Indonesia.

Budi mengaku optimis kinerja dan prospek ekonomi Indonesia yang cukup baik dengan stabilitas ekonomi nasional terjaga, dan momentum pertumbuhan yang berlanjut. Pertumbuhan ekonomi nasional 2019 diperkirakan berada dikisaran 5,1% (yoy) dengan ditopang oleh
kuatnya permintaan domestik.

Pada tahun 2019, defisit transaksi berjalan diperkirakan tetap terkendali berada di level yang aman sekitar 2,7% dari PDB dan dalam kisaran 2,5%-3% dari PDB. Untuk perkembangan kondisi makro ekonomi Gorontalo tahun 2019 cenderung tumbuh stabil.

Di sisi stabilitas sistem keuangan, kinerja positif tercermin dari tren penyaluran kredit yang terus mengalami peningkatan disertai dengan tingkat risiko kredit yang menurun di tahun 2019. Selama tahun 2019, kinerja positif ekonomi Gorontalo terutama ditopang oleh peningkatan konsumsi dan pertumbuhan sektor ekonomi pendukung atau tersier.

Hal ini tercermin dari akselerasi pertumbuhan ekonomi di sektor primer perdagangan serta sektor pendukung lainnya seperti industri pengolahan, pengelolaan air yang mampu mendorong dan menjaga pertumbuhan ekonomi Gorontalo tetap di atas rata-rata nasional.

Sementara itu, meningkatkanya digitalisasi sekarang ini, tentunya memberikan peluang bagi Gorontalo untuk menciptakan pertumbuhan ekonomi yang berkualitas dan inklusif. Inovasi digital mampu memperkuat keterhubungan antar agen ekonomi dari konsumen, UMKM, hingga korporasi besar.

Sementara itu, Wagub Idris Rahim menyampaikan rasa bangga atas berbagai pencapaian kinerja ekonomi yang telah dicapai oleh pemerintah Gorontalo. Dimana kinerja perekonomian Gorontalo pada triwulan III 2019 mencapai 5,67%, lebih tinggi dari pertumbuhan ekonomi nasional yang sebesar 5,02%.

Capaian penghargaan yang diterima oleh Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Provinsi Gorontalo sebagai TPID Provinsi terbaik di wilayah Sulawesi, dan TPID Kabupaten Pohuwato sebagai TPID terbaik tingkat Kabupaten se-Sulawesi pada Rapat Koordinasi Nasional Pengendalian Inflasi 2019 merupakan bukti nyata dari optimalnya sinergi yang terjalin antara Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Gorontalo dengan Pemerintah Daerah Gorontalo. (wal-46)

Komentar