oleh

Pusat AIK dan Diklat UMGO Gelar kajian Pekanan

Pusat Al Islam Kemuhammadiyahan (AIK)dan Pendidikan dan Latihan Universitas Muhammadiyah Gorontalo (UMGO) menggelar pengajian pekanan dengan tema Tauhid yang dibawakan oleh wakil Rektor II Dr. H. Salahudin Pakaya di Masjid Yusup Polapa, Jumat (18/2/2022).

Kepala Pusat AIK Agus Salim Lamusu dalam pengantarnya menyampaikan bahwa kegiatan ini rutin setiap pekannya untuk meningkatkan ilmu dan keimanan Pimpinan, Dosen dan Tenaga kependidikan,” tegasnya.

Lanjut Agus Salim Lamusu berharap agar seluruh Civitas akademika mengikuti kajian pekanan, karena penciri kampus Muhammadiyah dengan kampus pada umumnya adalah pemahaman keagamaannya, maka Pusat AIK mewadahi kebutuhan spiritual Dosen dan tenaga kependidikan dengan adanya pengajian ini,” tutupnya.

Wakil Rektor II Dr. H. Salahudin Pakaya dalam penyajian materinya menyampaikan ketika kita dalam keadaan senang apa lagi mengalami persoalan dan permasalahan maka kembali mengingat Allah,” tegasnya.

Lanjut Dr. Salahudin Pakaya dari Anggaran Dasar Muhammadiyah, Matan Keyakinan dan Cita – cita Hidup Muhammadiyah (MKCH) intinya adalah ajaran tentang Tauhid. Inilah yang membuat amal usaha Muhammadiyah bisa berdaya saing dan bertahan sampai sekarang.

Ari Ginanjar dalam bukunya 700 Milyader di dunia, mereka semua sukses karena spiritual yaitu sifat jujur dan integritas baru selanjutnya adalah disiplin.

Surah Al Ikhlas yang intinya berkaitan dengan Tauhid. Ketika 1000 orang berburu di hari terakhir summit untuk bisa tembus peneletian dan pengabdian maka keyakinan dan doa itulah penentunya.

Kedepan salah satu penilaian kinerja dosen dan TPA adalah AIK, karena masih ada yang alergi bicara AIK . Padahal ksmpus besar Muhammadiyah yang masuk 23 terbaik dunia yaitu UMY, UMS dan UMM karena mereka penguatannya AIK nya bagus, ” tutupnya. (Jay)


Komentar