oleh

Rakyat Bilihu Doakan Nelson 2 Periode

-Kab. Gorontalo-289 Pengunjung

RGOL.ID (Gorontalo) – Warga di kecamatan Biluhu kabupaten Gorontalo mendoakan Bupati Nelson Pomalingo bisa melanjutkan pembangunan hingga dua periode.

Doa itu disampaikan serentak oleh warga pada kegiatan Nomaden atau pelayanan berpindah-pindah yang diselenggarakan pemerintah, di aula sarana olahraga Desa Lobuto Timur, Kamis (17/10).

Seorang warga desa Huwongo kecamatan Biluhu, Yasmin Husain mendoakan agar Bupati Nelson diberi kesehatan dan kemudahan melanjutkan pembangunan terutama dalam sektor infrastruktur.

“Saya doakan pak bupati Nelson sehat terus dan bisa melanjutkan pembangunan. Saya inginkan pak Nelson dua periode.

Bahkan perlu tiga periode,” ujar Yasmin Husain pada sejumlah awak media, usai menerima bantuan sosial Usaha Ekonomi Produktif (UEP) dari pemerintah kabupaten Gorontalo.

Yasmin mengakui, banyak pembangunan infrastruktur seperti jalan di Biluhu yang sudah diperbaiki. Menurutnya, jalan di wilayah setempat saat itu rusak parah dan sulit dilalui kenderaan. “Dulu jalan disini sangat rusak dan sekarang sudah mudah dilalui.

Jalan diperbaiki nanti masa kepemimpinan bupati Nelson,” tuturnya. Hal sama juga disampaikan Dunan Hulopi, warga Lobuto Timur. Menurutnya, Nelson layak dipilih menjadi bupati lagi karena kinerjanya terbukti.

Dirinya juga menilai pembangunan di kecamatan Biluhu terus dipacu, sehingga meningkatkan perekonomian warga setempat melalui sektor perikanan, pertanian maupun wirausaha.

“Selama hampir empat tahun kepemimpinan pak Nelson, kecamatan Biluhu banyak perubahan. Terutama dalam perbaikan jalan, sehingga meningkatkan perekonomian masyarakat disini,” ungkapnya.

Dia juga berharap, kedepan pemerintah kabupaten Gorontalo bisa membangun sektor pariwisata di kecamatan Biluhu. Sebab, potensi yang bisa dijadikan sektor pariwisata adalah pantai Biluhu yang indah dan berpasir putih.

“Semoga di wilayah ini, pak bupati bisa menambah kucuran dana untuk bisa membangun pariwisata disini. Kami ingin membangun objek wisata, namun terkendala dengan anggaran,” harapnya. (qen-53)


Komentar