oleh

Rektor : Banyak PT Yang Jadi Korban 9 Kriteria

RGOL.ID – Rektor Universitas Gorontalo (UG), Dr. Ibrahim Ahmad mengakui, bahwa banyak perguruan tinggi yang telah menjadi korban 9 kriteria akreditasi. Hal ini disampaikannya dalam kegiatan Bimbingan Teknis (BIMTEK) Penyusunan dan Penilaian Instrumen Suplemen Konversi (ISK) Instrumen Pemantauan dan Evaluasi Peringkat Akreditasi (IPEPA) Borang Akreditas 9 Kriteria, di Grand Q Hotel, Kota Gorontalo.

“Banyak yang menjadi korban dengan 9 kriteria ini. Yang tadinya sudah terakreditasi B, bisa bertahan B dengan 7 kriteria, setelah di 9 kriteria malah turun. Oleh karena itu sangat penting sekali kita melaksanakan kegiatan ini,” ungkap Dr. Ibrahim.

Dalam arahannya, rektor meminta kepada para peserta untuk benar-benar bisa memahami, sehingga kedepan Penyusunan dan Penilaian ISK dan IPEPA Borang Akreditasi 9 Kriteria, universitas tidak lagi menggunakan pihak dari luar.

“Karena sudah banyak yang menjadi korban dengan 9 kriteria, saya berharap kedepan kita pahami betul-betul cara menyusun dan menilai, sehingga sebelum ini diputuskan oleh BAN-PT, kita bisa memutuskan sendiri,” terangnya.

Kedepan, kata rektor, akreditas ini bukan lagi hal yang bisa disepelehkan. Khusus di wilayah XVI, peringkat akreditas ini menjadi momok.

“Ada pihak pemda yang memberikan tugas izin belajar kepada pegawainya, hingga menanyakan peringakat akreditas. Di Sulut mungkin tidak, tapi di Gorontalo demikian. Olehnya akreditasi ini perlu kita tingkatkan lagi,” pungkasnya. (rg-63)


Jangan Lewatkan

Komentar