oleh

Rektor UMGO Turut Hadir Dalam Pelepasan Peserta KKN-MAs di Unismuh

RGOL.ID – Kuliah Kerja Nyata Muhammadiyah-Aisyiyah (KKN MAs) merupakan bentuk KKN gabungan yang melibatkan Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan Aisyiah (PTMA) seluruh Indonesia dan untuk tahun 2022 ini ditempatkan di Makassar, Sulawesi Selatan.

Dimana pembukaanya dikemas dengan kegiatan Pembekalan sekaligus Penerjunan Peserta KKN MAs 2022, yang berlangsung pada Senin 1 Agustus 2022 di Balai Sidang Muktamar Kampus Universitas Muhammadiyah Makassar (Unismuh).

Rektor Universitas Muhammadiyah Gorontalo (UMGO) Prof. Abd. Kadim Masaong, M.Pd., bersama Kepala Pusat Penelitian dan Pengabdian UMGO, Kepala Pusat Pengabdian Tisen, S.Pd.,M.Si, Staf LPPM UMGO Muhajir Yunus S.Kom., dan Dosen Pendamping Lapangan (DPL) Umar Sako Baderan, SE, M.Si., nampak turut menghadiri pelepasan Kuliah Kerja Nyata Muhammadiyah Aisyiah (KKN-MAs) tersebut.

Kegiatan KKN-MAS diikuti oleh 45 Perguruan Tinggi Muhammadiyah seluruh Indonesia, yang dipusatkan di Sulsel dengan lokasi tiga kabupaten, yakni Kabupaten Maros, Gowa dan Takalar, dengan jumlah peserta kurang lebih 800 mahasiswa. Yang mana sesuai rencana kegiatan ini akan berlangsung selama kurang lebih 2 bulan.

Rektor UMGO, Prof Kadim Masaong mengharapkan bahwa kegiatan KKN-MAs ini para mahasiswa akan semakin banyak pengalaman, karena mereka akan bersosialisasi dengan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi yang ada di Indonesia.

“Sehingga ilmu yang mereka dapati saat melaksanakan KKN MAs dapat di adopsi dan di implementasikan saat kembali ke kampus dan tentu bisa menjadi bekal mereka saat terjun di dunia kerja,”harapnya.

Sementara itu salah satu peserta KKN MAs yang merupakan mahasiswa Sistem Informasi, Fakultas Sains dan Ilmu Komputer (FSIK) UMGO, Muh. Nabil Baso mengaku senang dengan mengikuti KKN MAs, karena dapat menjalin persahabatan dan belajar menghargai banyak orang dari berbagai asal daerah selain itu, dia juga bisa menambah wawasan baru.

“KKN MAs menjadi wadah bagi saya belajar banyak hal baru, menerima banyak perbedaan pendapat, serta mengenal budaya baru,”ungkap Nabil.

Ia juga berharap, KKN MAs bisa terus berlanjut setiap tahun dan delegasi dari UMGO akan semakin banyak dari yang sekarang ini.

“Bentuk bentuk kolaborasi mahasiswa dan berbagai macam elemen pemerintahan, abdi negara, hingga masyarakat dalam bingkai KKN MAs dapat menjadi wadah bertukar pikiran dalam mengatasi masalah bangsa semoga untuk tahun selanjutnya KKN MAs lebih baik dan menarik lagi tentunya,”tutupnya.

Kegiatan ini dihadiri oleh Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) yang diwakili oleh Asisten 1, Aslam Patonangi, Dr. Ir. H. Andi Sudirman Sulaiman, M. Si., mantan Menteri Pertanian RI, Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sulsel yang sekaligus sebagai Rektor Unismuh Makassar, Rektor UMGO, dan beberapa Rektor dari Pulau Jawa, Sulawesi, Kalimantan dan Sumatera.(Hms)


Jangan Lewatkan

Komentar