Rektor UNG Ramaikan Bursa Cawali

Syamsu Qamar Badu saat foto bersama Ketua DPC Partai Demokrat Kota Gorontalo Erman Latjenke.

RadarGorontalo.com – Syamsu Qamar Badu adalah salah satu figur yang potensial di Pilwako. Langkah awalnya, Syamsu mendaftar di Demokrat Kota, Minggu (30/4). Pilkada sendiri bukanlah hal baru bagi Syamsu, mengingat dirinya pernah bertarung di pilkada Pohuwato 2005 silam.

Syamsu mengakui, dirinya sudah didatangi sejumlah politisi dari berbagai partai politik, untuk menawarkan maju ke Pilwako dengan menggunakan parpol. Namun sebagai figur yang lahir dari akademisi, tentu bagi Syamsu tidak mudah untuk mengambil keputusan.

Karena untuk maju ke Pilwako itu, adalah sebuah keterpanggilan, dan bukan mengejar kekuasaan dan jabatan semata. “Dalam pertemuan antara saya dengan beberapa politisi itu, saya hanya bertanya. Jika saya walikota, apa yang saya akan beri dan lakukan untuk daerah dan masyarakat,” ungkap Syamsu. “Sebagai bakal calon walikota, saya siap untuk membawa nama Demokrat untuk melakukan sosialisasi tentang visi misi. Dan soal siapa yang nantinya akan menjadi calon wakil saya di Pilwako, kita tunggu saja waktunya,” timpalnya.

Menurut Syamsu, Kota Gorontalo yang sekarang sudah jauh beda. Hanya saja, untuk bisa mensejajarkan Kota Gorontalo dengan kota maju lainnya, dibutuhkan akselerasi yang lebih. Syamsu pun mengisahkan, salah satu kota di China yang pernah dikunjunginya.

Memang kota itu baru berusia 40 tahun, namun kemampuannya sudah mampu memberikan warna hingga ke Amerika Serikat. “Jadi begini, kalau kita untuk menjadikan Kota Gorontalo sebagai Kota Jasa. Yang terpenting itu, kita harus berpikir bagaiman orang yang datang di Kota Gorontalo itu merasa aman. Nyaman bukan hanya dalam infrastruktur, penataan di dalam kota. Tapi juga harus Green City, artinya harus benar-benar ramah lingkungan,” ujar Syamsu. (rg-62)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.