oleh

Restoran dan Hotel Dilengkapi Perekam Transaksi E-POS

GORONTALO (RGOL) – Untuk mempermudah pelayanan kepada wajib pajak, dan dalam rangka mendukung Rencana Aksi Korsupgah Komisi Pemberantasan Korupsi Republik Indonesia (Korsupgah KPK RI), Pemerintah Kota Gorontalo terus melakukan inovasi dan trobosan dalam rangka meningkatakan Pendapatan Asli Daerah (PAD) khususnya pajak daerah.

Terobosan dan inovasi yang akan dilakukan Menurut Nuryanto dari sebanyak 293 restoran yang berada di Kota Gorontalo baru 40 unit alat perekam data transaksi yang akan ditempatkan pada restoran yang ada diwilayah hukum Kota Gorontalo.

“Pajak daerah sangat rumit dan kompleks, namun dengan sekuat daya kami Pemerintah Kota Gorontalo selaku pengelolah harus tetap mengoptimalkan penerimaan pendapatan daerah,” ujar Nuryanto, Plt Kepala Bagian Keuangan Kota Gorontalo dalam pengantar sambutan acara kegiatan sosialisasi perangkat Elektronik Payment Operation System (E-POS), Senin (9/11/2020).

Tujuan pemasangan alat tesebut kata Nuryanto, untuk mengetahui sejauh mana realisasi penerimaan pajak daerah yang berada di restoran tersebut, sehingga masyarakat sebagai konsumen akan yakin dan percaya bahwa kontribusi yang mereka berikan melalui pajak daerah tersalurkan dengan baik dan benar.

“Pemasangan alat ini merupakan rangkaian kegiatan yang termasuk pada rencana aksi KPK, dimana dapat mengoptimalkan penerimaan daerah, “ujar Nuryanto. Sementara itu, Walikota Gorontalo, Marten A. Taha menegaskan, secara bertahap ditargetkan akan terdistribusi di seluruh rumah makan dan restoran yang ada di Kota Gorontalo. “tahun ini baru 40 yang kita serahkan, secara bertahap akan menyusul yang lainnya,” ujar Marten kepada awak media.

Dalam memaksimalkan penerimaan pajak restoran di Kota Gorontalo kata Marten, Pemerintah Kota Gorontalo yang di dukung oleh Tim Korsupgah KPK RI dan disuport oleh Bank SulutGo sebagai mitra kerja Pemkot Gorontalo membuat langkah inovatif dalam melaksanakan pemungutan pajak daerah di Kota Gorontalo. Inovasi ini dimaksudkan, untuk menyederhanakan sistem pembayaran pajak menjadi lebih praktis dan cepat.

Dalam situasi pandemi Covid-19 diperlukan strategi dalam pelayanan tanpa harus melakukan tatap muka. “sistem tersebut juga sebagai upaya Pemkot Gorontalo dalam menjalankan pelayanan agar lebih transparan, sebagaimana rekomendasi dari KPK-RI,” ucapnya. Marten berharap, kedepannya sistem elektronik ini dapat berjalan sesuai dengan harapan bersama, mewujudkan proses pelayanan yang transparan dan mudah. (levi/tr-11)


Komentar