oleh

Revisi UU Pilkada Celah Money Politik

Ilustrasi (Anwar/RG)
Ilustrasi (Anwar/RG)

Bawaslu Pasrah

GORONTALO (RadarGorontalo.com) – Revisi undang-undang pilkada terbaru, membolehkan paslon memberikan uang pengganti biaya transport bagi masyarakat yang datang kampanye. Pasal yang mengatur itu dituding menciptakan celah terjadinya money politik. Kendati tak sepakat, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) mengaku hanya bisa pasrah, dan hanya akan mengawasi besaran uang yang diberikan agar tak melampaui batas.

Ditemui Rabu (8/6), Haslina Said Ketua Bawaslu Provinsi Gorontalo mengatakan, dalam revisi undang-undang pilkada, pemberian uang transpor hingga uang makan bagi peserta kampanye, dilegalkan. Secara pribadi, Haslina mengaku sangat tidak sepakat, karena menurutnya hal itu menjadi celah bagi pasangan calon untuk melakukan praktek money politik. Dan itu adalah kemunduran bagi demokrasi di Indonesia. “Sebagai lembaga pengawas, kami hanya bisa pasrah. dan menjalankan aturan yang ada,” ketusnya.

Kendati demikian, kata Haslina, walaupun pemberian uang makan dan uang transport dilegalkan, tapi bukan berarti bisa diberikan seenaknya. Dalam peraturan komisi pemilihan umum (PKPU) nanti, akan diatur besaran uang yang bisa diberikan. Dan panitia pengawas baik tingkat kabupaten, hingga kecamatan, tinggal mengawasi besaran uang diberikan itu, malampaui PKPU atau tidak. “Meskipun ada batasannya, tetap ini menjadi celah bagi paslon melakukan money politik,” ujarnya.

Untuk penyelesaikan sengketa sendiri lanjut Haslina, Bawaslu dan Panwaslu sudah memiliki hak penuh untuk menyelesaikan sengketa tanpa harus dibawa keranah meja hiajau atau PTUN. “Jika ada sengketa di daerah, maka kita Bawaslu ataupun Panwaslu sudah bisa menyelesaikannya, sampai ke tingkat Bawaslu RI. Ketika sudah sampai ditingkatan Bawaslu RI tidak juga bisa diselesaikan maka penentuan akhir langsung di Mahkama Konstitusi,” urainya. Sementara untuk persoalan administrasi seperti ijazah salah satu pasalon yang dianggap oleh KPU tidak sesuai, maka bisa di PTUN kan. (RG-60)


Posting Terkait

Jangan Lewatkan

Komentar