oleh

Ridwan Sebut Keterangan Palsu di Pengadilan Urusan Hakim

RGOL.ID, GORONTALO – Dugaan pemberian keterangan palsu oleh mantan Kepala Biro Hukum Pemerintah Provinsi Gorontalo, Ridwan Yasin yang dilaporkan Wakil Ketua DPRD Kabupaten Gorontalo Utara (DPRD Gorut) ke Polda Gorontalo menuai respon beberapa pihak.

Salah satunya, fungsionaris DPW Partai Nasdem Provinsi Gorontalo, Ridwan Monoarfa.

Ridwan menyebut palsu atau bohongnya keterangan seseorang dalam pengadilan itu menjadi urusan hakim.

“Bagaimana kita menduga atau menuduh saksi palsu bila hakim tidak menimbang keputusan kesaksian yang diduga palsu tersebut,” ujar Ridwan mempertanyakan.

Ia juga mengatakan, harusnya perlu dipahami mengapa para saksi disumpah untuk memberi keterangan di Pengadilan.

“Jadi, mestinya saudara Hamzah Sidik diajukan sebagai saksi di Pengadilan terkait perkara GORR untuk membantah kesaksian saudara saksi Ridwan Yasin,” papar Ridwan.

Sehingga jika ada dua kesaksian yang berbeda di Pengadilan, Hakim dapat memberikan pertimbangan keterangan fakta hukum.

“Kesimpulannya, keliru saksi palsu di lapor pada polisi. Saran saya saudara Hamzah Sidik ajukan diri sebagai saksi saja,” saran Ridwan. (ind-56)


Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.