oleh

Rugi 8 Juta, Warga ‘Ngamuk’ di PLN

mengamuk

RadarGorontalo.com – Tahun depan, PLN akan mencabut subsidi untuk pelanggan 900 VA. Artinya, tarif listrik bakal naik lagi, dengan berbagai alasan. Sayang, itu tak diikuti dengan pelayanan. Masih saja dilakukan pemadaman mendadak, yang dampaknya tak cuma merusak fasilitas umum namun juga peralatan elektronik warga.

Akibat pemadaman mendadak seperti ini, sudah berulang kali dikeluhkan, tapi tetap saja dilakukan. Banyak komponen yang biasanya mengatur menyala dan matinya lampu jalan, rusak akibat itu. Alhasil lampu jalan, umurnya jadi tak lama, akibat hingga siang hari masih terus menyala. Nah, Selasa (6/9) kemarin, salah seorang warga mendatangi kantor PLN Telaga, dan mencak-mencak disitu.

Sri Hesti Tahir saat mendatangi kantor PLN Telaga Selasa, (6/9) kemarin.
Sri Hesti Tahir saat mendatangi kantor PLN Telaga Selasa, (6/9).

Pasalnya, akibat pemadaman mendadak AC dan Kulkasnya rusak parah, dan merugi hingga Rp. 8 juta. “Terus terang kami merasa dirugikan dan meminta pertanggungjawaban pihak PLN Telaga yang tanpa konfirmasi langsung melakukan pemadaman sehingga beberapa perabot rumah kami rusak,” ujar Sri Hesti Tahir yang mengaku kedatangannya mewakili 18 kk di Perum Rasaindo Kelurahan Molosipat U Kecamatan Sipatana Kota Gorontalo. Hesti juga menuntut PLN membayar ganti rugi terhadap peralatan elektronik warga yang rusak. (rg-54) 


Jangan Lewatkan

Komentar