oleh

Salurkan BST Di Pohuwato, PT.Pos Indonesia Telah Bekerja Maksimal

POHUWATO (RGOL)- Penyaluran bantuan sosial tunai (BST) Kementrian sosial Republik Indonesia, untuk masyarakat Kabupaten Pohuwato yang terkena dampak pandemi Covid-19 telah memasuki tahap ke delapan. Sejauh ini, penyaluran bantuan tersebut telah berjalan dengan baik dan tepat waktu.

Penyaluran BST di Pohuwato, tidak lepas dari peran PT. Pos Indonesia melalui kantor Pos Wilayah Kabupaten Pohuwato. Dimana pada proses penyalurannya, petugas kantor Pos wilayah Pohuwato dengan didampingi tenaga kesejahteraan sosial kecamatan (TKSK) menyalurkan BST dengan menemui langsung keluarga penerima manfaat (KPM) yang berada diseluruh Desa di Pohuwato.

Kepala kantor Pos Kabupaten Pohuwato,Noldi Moningka, Jum’at (13/11) mengungkapkan ,bahwa penyaluran tahap delapan di Pohuwato telah mencapai 90 persen.

“Penyaluran yang kita lakukan itu sudah mencapai 90 persen. Sisanya yang 10 persen itu adalah penerima yang tidak hadir pada penyerahan BST yang kita lakukan di setiap Desa yang ada. Tapi mereka dapat mengambil BST tersebut diseluruh kantor pos yang ada di Pohuwato, yakni ada 4 unit kantor Pos Pohuwato,” Ungkap Noldi Moningka

Adapun jumlah KPM yang menerima BST tahap delapan di Pohuwato Ungkap Noldi, telah mengalami kenaikan. Yang sebelumnya sebanyak 13.844 KPM, pada tahap delapan menjadi 14.866 KPM.

Seiring dengan upaya penyaluran tersebut, dirinya berharap agar masyarakat penerima BST puas dengan upaya penyaluran yang dilakukan oleh petugas Kantor Pos Kabupaten Pohuwato.

Sebab kata Noldi, Petugas Pos Indonesia Wilayah Pohuwato telah berupaya semaksimal mungkin untuk menyalurkan BST tersebut. Bahkan petugas Kantor Pos mendatangi langsung KPM yang tidak hadir pada penyerahan di balai desa, dengan alasan sakit.

“Semoga masyarakat puas dengan upaya yang kami lakukan. Terlebih lagi Pemerintah Kabupaten Pohuwato, dinas sosial, tetap memberikan kepercayaan kepada kami untuk menyalurkan bantuan ini.

Dimana kita tahu bersama bahwa jumlah KPM yang disalurkan melalui Pos Indonesia, lebih banyak dibanding yang disalurkan melalui perbankan,” Harap Noldi. (Tr-13)

Komentar