oleh

Sambut Mandat BNSP, Direktur LSP UG Siap Jalankan Misi

-Gorontalo, Kampus-407 Pengunjung

RGOL.ID, GORONTALO – Mohamad Rajib Naki mengtakan selaku direktur, dirinya siap menjalankan misi Lembaga Sertifikasi Profesi Universitas Gorontalo (LSP-UG).

Seperti diketahui, saat ini BNSP sebagai badan memiliki kewenangan terhadap otoritas sertifikasi personil dan bertugas melaksanakan sertifikasi kompetensi profesi bagi tenaga kerja, telah mengeluarkan mandat untuk kepengurusan LSP-UG.

“Dengan telah keluarnya mandat dari BNSP, maka LSP-UG akan segera running dengan berbagai programnya,” ungkap Rajib usai pertemuan dengan pihak Yayasan Pendidikan Duluwo Limo Lo Pohala’a (YPDLP) Gorontalo dan rektorat. Sehingga kata Rajib pertemuan tersebut diperlukan dal rangka penyamaan persepsi.

“Mengingat LSP ini tidak bekerja sendiri dan memerlukan prosedur,” imbuhnya. Menurut Rajib, dalam pelaksanaan program diperlukan kerja sama tim dan mitra kerja LSP. Dimana, dalam hal ini UG sebagai lembaga pendidikan tinggi yang mempunyai andil besar dalam inti sertifikasi profesi yang telah dimiliki UG.

Kemudian lanjut Rajib, LSP-UG juga dalam hal ini mempersiapkan beberapa agenda terkait dengan kerjasama pihak luar yang membutuhkan kerjasama dari pejabat-pejabat struktural yang ada di UG.

“Dan intinya beberapa kerjasama yang telah dibangun sejek LSP UG ini didirikan, mampu menghasilkan prestasi, pertama LSP UG telah menyelesaikan lisensi dalam kurang waktu yang terbilang cepat menurut data yang ada di BNSP.

Kemudian tim LSP juga yang kerjasama dibangun bersama UG mampu mendapatkan bantuan hibah, program sertifikasi kompetensi kerja nasional Indonesia, yang pada akhir Januari ini akan dilaksanakan penandatanganan MoU bersama BNSP,” ungkapnya.

Sementara dari pertemuan tersebut lanjut Rajib telah dihasilkan beberapa agenda yang akan segera dilaksanakan bersma tim Universitas Gorontalo. “Dalam waktu dekat ini, LSP UG bisa menjadi Poros bagi Perguruan Tinggi lainnya di Gorontalo yang belum memiliki LSP.

Kami siap untuk membantu dan memfasilitasi karena mengingat bahwa mandat Menteri Ketenagakerjaan dan Menteri Pendidikan Tinggi itu bahwa LSP itu sekarang menjadi kewajiban yang harus ada di setiap PTN dan PTS,” terangnya.

Sementara sebelumnya Rektor Universitas Gorontalo Dr. Ibrahim Ahmad SH. MH yang juga hadir pada rapat tersebut menilai tujuan dari pembentukan LSP di UG ini adalah untuk memberi pelatihan dan uji kompetensi bagi mahasiswa UG.

Dia pun meminta agar program-program LSP bagi mahasiswa UG dapat segera dijalankan. “Dekan dan kepala lembaga itu orang yang terdepan dalam mensosialisasikan kepada mahasiswa, tentang pentingnya uji kompetensi oleh LSP yang memang sudah kita bentuk internal di Universitas Gorontalo,” ujar Ibrahim.

Lebih dari itu, Ibrahim berharap keberadaan LSP-UG menjadi salah satu penciri lulusan dari UG. Dimana, mereka dibekali keahlian-keahlian tertentu. “Misalnya akuntansi, dia betul-betul memahami akuntansi yang dilegitimasi oleh uji kompetensi yang dilakukan oleh LSP.

Ini akan menjadi penciri UG secara tidak langsung, orang akan berpikir bahwa kalau kita punya kompetensi ini, sebaiknya kuliah di UG,” tandasnya. (tut/tr-10)


Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.