Sebulan Jabat Bupati Gorut, Thariq Sidak ke OPD, Ini Hasilnya

RGOL.ID, GORUT – Tanggal 27 Juli 2022 hari ini, genap sebulan Thariq Modanggu menjabat Bupati Gorontalo Utara (Gorut), setelah 27 Juni 2022 resmi dilantik Penjabat Gubernur Gorontalo, Hamka Hendra Noer memimpin Gorut di sisa masa jabatan periode 2018-2023.

Momen itu dijadikan Thariq untuk mengevaluasi lebih dekat kinerja dari setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Putra asli Gorontalo Utara itu, melakukan inspeksi mendadak (sidak) dengan mendatangi setiap perkantoran OPD yang berada di kompleks blok plan Pemerintahan Kabupaten Gorontalo Utara, pagi tadi.

Menariknya, pria berkaca mata itu berkeliling perkantoran OPD dengan menggunakan sepeda motor, bukan mobil dinas yang biasa Ia naiki.

Diboncengi pengawal pribadinya, Thariq mendatangi satu per satu kantor dinas/badan yang memang tengah menjalani aktivitas di jam kerja.

Ia mengaku, dengan menggunakan sepeda motor, waktunya untuk berkeliling ke setiap kantor OPD menjadi lebih cepat, ketimbang harus menggunakan mobil.

“Saya memilih menggunakan motor supaya lebih cepat. Kalau naik mobil habis waktu di turun naik. Bisa lambat. Makanya, saya naik motor supaya cepat melakukan pemantauan ke kantor-kantor,” ungkap Thariq ketika ditemui usai sidak di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil), sebelum menuju ke kantor terakhir yang didatanginya di Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP).

Thariq mengatakan, kedatangan dirinya ke setiap kantor-kantor dinas/badan untuk mengecek berbagai hal, diantaranya kehadiran pegawai, aktivitas, pelaksanaan tugas, kemudian kondisi kantor secara keseluruhan.

“Saya juga sedikit berdiskusi dengan para pegawai mengenai kendala yang mereka hadapi dalam proses pelaksanaan tugas” katanya menambahkan.

Dan dari hasil diskusi itu, memang diakuinya ada beberapa catatan format yang perlu diperbaiki, yakni, format evaluasi dan monitoring untuk program bantuan, seperti perumahan, juga laporan BOP pendidikan.

“Jadi, sengaja saya datang untuk mengecek secara keseluruhan terhadap kegiatan di setiap OPD,” tuturnya.

Secara umum, dari sidak itu, Thariq mengungkapkan ada beberapa catatan yang harus diperbaiki.

“Misalnya soal belum semua kantor yang melaksanakan apel pagi. Begitu juga kehadiran. Ada juga beberapa dinas yang sudah ready (siap) melaksanakan tugas pelayanan, sementara yang lain masih terlambat,” imbuhnya.

Makanya, lebih lanjut kata Thariq, sidak yang dilakukan pihaknya merupakan bagian dari evaluasi terhadap keseluruhan proses.

“Dengan hasil evaluasi hari ini, banyak catatan yang akan kita perbaiki lagi. Baik itu sistem monitoringnya, sistem evaluasinya, kemudian model pembinaan, format koordinasi antar OPD, dan antar kegiatan-kegiatan terintegrasi,” terangnya. (ind-56)


Posting Terkait

Jangan Lewatkan

Komentar