Secercah Harapan Penyandang Disabilitas Kepada DPRD Kota Gorontalo

RGOL.ID GORONTALO – Mereka mungkin tidak seperti orang pada umumnya, yang bisa melakukan segala aktivitas dengan mandiri, tetapi bukan berarti ketidak mampuan mereka menggunakan indera dan fisik secara maksimal menjadikan mereka sebagai beban hidup.

Sebab jika penyandang disabilitas mendapatkan pemberdayaan yang baik atas ketidakmampuan mereka, seperti dengan melakukan pelatihan, pendidikan yang sesuai, dapat menjadikan mereka lebih unggul dari orang normal pada umumnya.

Itu lah keinginan besar yang dimiliki Raden N. Sahi yang merupakan pejuang hak hak Disabilitas di Provinsi Gorontalo.

Sebab Raden melihat selama ini pemberdayaan dan pelayanan penyandang disabilitas di kota Gorontalo masih belum maksimal.

Raden bersama anak anak disabilitas

Misalnya tempat wisata dan tempat olahraga yang merupakan tempat favorit yang sering dikunjungi penyandang disabilitas tidak terdapat fasilitas disabilitas tentu ini sangat mengecewakan.

Selain itu aksesibilitas di kantor-kantor pelayanan publik yang seharusnya menyediakan kursi roda dan tempat bagi mereka juga tidak ditemui.

Padahal menurutnya fasilitas tersebut sangat penting bagi Penyandang Disabilitas.

Raden menemani penyandang disabilitas

Sedihnya lagi, sambung Raden, dengan hak kerja para penyandang disabilitas yang sampai saat ini belum di realisasi oleh Pemerintah Kota Gorontalo.

“Pemerintah dan Perusahaan wajib memberikan kesempatan kerja bagi Penyandang Disabilitas sebab itu merupakan aturan yang tertuang dalam UU nomor 8 tahun 2016, yakni untuk kantor Pemerintah Pusat, Daerah, BUMN, BUMD wajib mempekerjakan 2 % dan kantor Perusahaan swasta 1 % dari jumlah pegawai atau karyawan”, Kata Raden

Segala cara dan upaya telah dilakukan Raden, jatuh bangun dan bangkit sudah Raden lakukan untuk dapat merebut hak hak penyandang disabilitas tetapi hanya kecewa yang dia rasakan.

Namun keinginan dan mimpi itu sepertinya akan tercerahkan sebab DPRD Kota Gorontalo melalui Pansus l yang diketuai oleh Politisi PDI-P Darmawan Duming (H Daru) sudah mulai menyusun dan membahas payung hukum demi memberikan keadilan bagi Penyandang Disabilitas.

Sehingga Ketua Yayasan Putra Mandiri Gorontalo mengucapkan terima kasih kepada DPRD kota Gorontalo yang telah berinisiatif untuk menyusun dan bersama-sama memperjuangkan kepentingan penyandang disabilitas di Kota Gorontalo.

Raden bersama Ketua Pansus Darmawan Duming

“Terima kasih Walikota Gorontalo Marten Taha, Ketua DPRD Kota Gorontalo Hardi Sidiki serta Ketua Pansus l Darmawan Duming yang telah memperhatikan hak hak kaum difabel”, Ujarnya

Tetapi dalam pembahasan produk hukum tersebut Raden meminta DPRD Kota Gorontalo melalui Pansus l untuk dapat memasukan pasal tentang Komisi disabilitas Daerah(KDD) karena KDD merupakan bagian terpenting untuk mengawasi,mengevaluasi dan mengadvokasi kebijakan program pemerintah daerah terhadap penyandang disabilitas.

“KDD merupakan salah satu alat ataupun tools, sebagai mediator antara kepentingan masyarakat Disabiltas dan kepentingan pemerintah serta sebagai alat koordinasi dengan SKPD terkait sehingga kehadiran KDD sangat diharapkan untuk mengambil bagian dari Ranperda tersebut”, Harap Raden

Terakhir Raden berharap agar Ranperda Disabilitas segera dirampungkan, sebab semakin lama Ranperda tersebut disahkan maka kesetaraan dan kesejahteraan penyandang disabilitas hanya menjadi angan-angan.

“Saya berharap Ranperda Disabilitas dapat diketuk tahun ini, sebab ini merupakan harapan seluruh difabel yang ada di Kota Gorontalo”, Pungkasnya

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.