oleh

Sehari, Dua Nyawa Melayang

nampak mobil truk merah, yang behasil dievakuasi aparat Kepolsian Mapolres Bone Bolango dan masyarakat setempat.
nampak mobil truk merah, yang behasil dievakuasi aparat Kepolsian Mapolres Bone Bolango dan masyarakat setempat.

Satu Jatuh Dijurang, Yang Lain Ditabrak

RadarGorontalo.com – Dalam sehari dua nyawa melayang. Satu tewas karena masuk jurang, satu lagi tewas ditabrak motor. Dua kejadian itu adalah kecelakaan lalu lintas yang terjadi, Minggu (14/8), di dua daerah berbeda.

Kecelakaan pertama terjadi di Kecamatan Suwawa Tengah. Saat itu, korban Alvandi Abukala mengendarai motor nopol DM 2699 EH, berboncengan dengan Zul Gafar Mobuya. Keduanya melaju menuju arah Desa Duano. Tepat ditikungan Desa Lombongo, dari arah berlawanan datang truk merah DM 8843 E, yang dikendarai Haris Usman. Entah kenapa, korban yang kaget motornya langsung oleng, hingga jatuh ke jurang. Alvandi Abukala tewas di lokasi kejadian, sedangkan rekannya hanya luka ringan. Begitu juga dengan pengemudi truk yang juga luka ringan gara-gara terpaksa rem mendadak. Ketiganya langsung dilarikan ke rumah sakit.

Laka maut kedua terjadi di Kecamatan Batudaa, kali ini korbannya sudah lanjut usia. Kejadiannya cukup singkat, saat itu sekitar pukul 08.30 Wita, korban Emus Tambuno nelayan warga Desa Payunga ditabrak oleh Sadam Djafea (25), warga Desa Pilolalenga, ketika melintasi Jalan Raja Bobihoe. Benturan yang keras, membuat korban Emus tewas di tempat. Sedangkan, pelaku penabrakan yang juga karyawan salah satu perusahaan swasta itu, mengalami lecet dan patah kaki.

Kabag Humas Polda Gorontalo AKBP Bagus Santoso mengatakan, kedua kasus lakalantas itu tengah dalam penyelidikan kepolisian. Bagus pun menghimbau, masyarakat pengguna jalan agar lebih hati-hati. “begitu pun pejalan kaki, jika hendak menyeberangi jalan, terlebih dahulu senantiasa melirik kekanan dan kiri, untuk memastikan kondisi jalan untuk diseberangi,”tukas Bagus. (rg-62)


Jangan Lewatkan

Komentar