oleh

Sejumlah Imam Masjid Tak Lagi Dapat Honor

-Gorontalo-228 Pengunjung

GORONTALO (RGOL.ID) – Kurang lebih ada 20 tokoh masyarakat yang direkrut sebagai pegawai honorer sejak lama, namun belakangan, nama mereka hilang dari daftar, dan mereka tidak komplein.

Padahal diantara mereka ini ada yang sudah menjadi Tenaga Abdi sejak 2008, lalu jadi Tenaga Honor.

Bahkan pada 2017 masih diangkat menjadi Tenaga Honor lewat SK Walikota, namun tiba-tiba nama mereka sudah tak ada dalam daftar.

Hal ini diketahui setelah mereka akan mengambil honor dan ternyata nama mereka sudah raib dari daftar penerima honor.

Di Kota Utara ada 4 imam Masjid, bahkan ada seorang Kepala Lingkungan yang tetap datang ke Kelurahan, meski sudah bukan Tenaga Honorer.

“Bila dibutuhkan Kelurahan dia tetap datang dengan sukarela,” tutur salah seorang ustadz.

Cerita ini terungkap ketika dia diundang untuk membaca doa di sebuah acara

Usai acara, terjadilah percakapan kecil soal Covid sampai pada soal kepemimpinan Walikota yang menurut mereka sangat memahami kesulitan-kesulitan yang dihadapi rakyat.

“Masih ba honor ti ustadz,” tanya seorang warga. Mendapat pertanyaan itu, ustadz tadi tersenyum.

“So lama tidak, karena ada kurang lebih 20 orang, termasuk saya yang nama kami tidak lagi ada dalam daftar, dan kami tidak mendapatkan SK pemberhentian, padahal kami diangkat oleh SK Walikota, tapi tidak apa,” tuturnya. (awal-46)


Komentar