Sekda Sayangkan ‘Orang Tidak Pambadengar’ Paling Banyak

RGOL. ID.GORONTALO – Pemda berharap agar apa yang sudah digencarkan pemerintah lewat aksi bersih diri dan lingkungan hingga menetap dirumah kiranya menjadi perhatian masyarakat. Itu artinya masyarakat diminta untuk menahan diri dulu keluar rumah bila tidak ada kepentingan diluar rumah.

” Di Gorontalo ini yang lebih banyak adalah OTP orang tidak pambadengar (Kapala Angi), ” ungkap Sekda Hadijah saat memimpin rapat terkait  kewaspadaan dini, bersama unsur Kepolisian, Kejaksaan, Brimob dan Kodim serta imigrasi, itu berlangsung di Ruang Rapat Kantor Bandan Kesbangpol Kabupaten Gorontalo, Selasa belum lama ini.

Dalam kesempatan itu pula Sekda mengungkapkan beberapa hal terkait pencegahan Covid-19, dan tujuan pemberlakukan jam malam didaerah.

Rapat yang melibatkan
Hadijah menghimbau agar masyarakat mematuhi himbauan Pemerintah terkait pencegahan Covid-19.”Kita patuh dulu kita patuh dulu, ” tegasnya.

Sebab kata Sekda supaya ini akan berakhir dan kita berdoa juga akan berakhir. Sampe saat ini, untuk ODP kurang lebih 212, dan pasien dalam pemantauan sebanyak 9 orang. “tapi insya allah mereka juga tetap negatif. dan ini lebih sedikit dari orang dalam pengawasan, ” harapnya bersama seluruh unsur forkopimda.

Pemerintah Daerah melalui Kasatpol bagian hukum, kata Sekda Hadija, perlu mengamati issue yang berkembang pada saat ini. “Alhamdulillah semua itu, telah kami bahas dan yang bisa kami lakukan penyelesaiannya secara langsung dengan tindaklanjuti di tempat, tapi kalau tidak diteruskan ke rapat Forkopimda,” tuturnya.

Disamping itu, Hadija mengutarakan, anjuran baik oleh Pemerintah, Organisasi Keagamaan seperti MUI penting untuk dipatuhi secara bersama.

“Alhamdulillah kita masih negatif ini akan terus negatif,” harapnya, sambil menambahkan tujuannya Bupati Gorontalo memberlakukan jam malam, untuk meningkatkan daya tahan tubuh atau imun.

“Kita dengan tidur cukup itu tujuh sampe delapan jam, itu anjuran kesehatan. Nah kalau dia jam sepuluh tidur dan bangun jam lima berarti, ada tujuh jam yang sudah memenuhi kesehatan untuk imun tubuhnya,” papar Hadijah. (Qn)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.