oleh

Semangat Pengabdian Tonny Tak akan Pernah Padam, Rachmat Gobel Bapak Gorontalo

GORONTALO (RGOL.ID) – Sepertinya Rachmat Gobel tak perlu turun tangan langsung menjadi Gubernur untuk membawa Gorontalo naik ke papan tengah. Siapapun yang didukungnya pasti bisa membawa Gorontalo jauh lebih baik. Gorontalo ini butuh tokoh sentral untuk menjadi Gubernur.

Banyak orang yang bisa, tetapi menjadi Bapak Gorontalo hanya orang istimewa yang bisa, dan itu adalah Rachmat Gobel. Rachmat memang tak punya keinginan untuk maju di Pilgub, tetapi bila Gorontalo tak juga keluar dari 5 besar sebagai Provinsi termiskin, maka dia akan maju di Pilgub.

Pernyataan ini tentu saja disambut gembira banyak orang. Tetapi bagi para intelektual, pernyataan Rachmat itu hanya sebagai cemeti, karena mereka yakin tokoh sekelas Rachmat tak mungkin menjadi Gubernur melainkan menciptakan Gubernur yang bisa memimpin Gorontalo dengan baik.

Kemarin, ketika berbincang-bincang dengan La Ode Haimudin, dia sempat menyinggung soal pernyataan Rachmat tersebut, andai saja Gorontalo tak keluar dari 5 besar Provinsi termiskin, maka pasti rakyat akan menagih janjinya. Ketika ditanya siapa yang akan dijagokan PDIP di Pilgub nanti?

La Ode menegaskan PDIP selalu mendukung apa yang disukai rakyat. Dia mengakui kalau partainya belum menentukan siapa yang akan di dukung ke Pilgub. Ditanya soal Tonny? kata La Ode, kalau memang rakyat menyiapkannya, maka PDI Perjuangan pasti akan berama rakyat.

Untuk itu, dia menyarankan agar Tonny mulai melakukan safari politik mendatangi rakyat. Memang Tonny mengincar PDI Perjuangan untuk berkoalisi dengan Golkar jika dia mendapatkan kendaraan Golkar, karena bagaimanapun dia adalah kader Golkar.

Tetapi kalau dia tak mendapatkan Golkar, maka semangat pengabdiannya untuk membangun Gorontalo tak akan pernah padam, dia tetap akan maju ke Pilgub dengan partai dan itu adalah PDIP, Demokrat, dan PKS. Tetapi kalau Abdullah Gobel berpasangan dengan Tonny, maka bisa jadi akan berkoalisi 4 partai yakni PDIP, Nasdem, Demokrat, dan PKS. (LaAwal-46)


Komentar