Seminar Lingkungan Tentang Pengelolaan Sampah, Turut Meriahkan Pekan Sains dan Teknologi FSIK UMGO

RGOL.ID – Bicara permasalah sampah merupakan tanggung jawab semua pihak, baik dari pemerintah, swasta hingga elemen masyarakat tanpa memandang status golongan.

Sampah saat ini menjadi suatu permasalahan pelik yang tiada habisnya dimana saat ini Indonesia menduduki posisi kedua dengan jumlah penghasil sampah plastik terbesar di dunia.

Adapun salah satu solusi yang bisa menjadi tawaran bagi segelintir pihak dalam menuntaskan problematika ini, dengan adanya sosialisasi atau pengenalan mengenai pengelolaan sampah yang baik dan benar kepada masyarakat.

Hal tersebut selaras dengan apa yang dilakukan BEM Fakultas Sains dan Teknologi (BEMFAK Saintek) Universitas Muhammadiyah Gorontalo yang menggelar Seminar Lingkungan.

Kegiatan yang bertajuk “Pengelolaan Sampah Untuk Mewujudkan Daerah Bebas Sampah di Kabupaten Gorontalo” ini berlangsung di Gedung Indoor David Bobihoe Akib, pada Senin (8/8/2022) dengan menghadirkan pemateri diantaranya : Zulkifli Hasan, S.Pd.,M.Si., selaku aktivis lingkungan, Kepala UPT TPA Talumelito, Marten Yusuf, dan Syarifudin Pulukadang selaku Kepala Bidang Kebersihan RTH dan SDA Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Gorontalo dan

“Seminar kali ini merupakan rangkaian kegiatan Pekan Sains dan Teknologi Jilid III sebagai bentuk kepedulian kita dalam meningkatkan kontribusi masyarakat guna penyelesaian masalah lingkungan,”jelas, Widya Rizki Mantau selaku Ketua Bemfak Sains dan Teknologi, saat diwancarai.

Adapun beberapa isu yang diangkat pemateri sebagai berikut, pemateri pertama
Zulkifli Hasan memaparkan terkait pandangannya terhadap problematika sampah yang tidak ada habisnya, kemudian pemateri kedua Kepala UPT TPA Talumelito, Marten Yusuf membawa materi terkait pengelolaan sampah yang ada di TPA Talumelito, dan pemateri ketiga Syarifudin Pulukadang, Kepala Bidang Kebersihan RTH dan SDA Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Gorontalo membahas terkait kebijakan-kebijakan pemerintah dalam pengelolaan sampah yang ada di Kabgor.

Kegiatan yang digagas oleh Bemfak Saintek ini turut mendapat apresiasi dari ketiga pemateri karena dalam seminar ini bukan sekedar mencari kesalahan atau siapa yang salah ataupun benar, tapi bagaimana mencari solusi dari masalah yang ada.

“Terimakasih kepada teman-teman mahasiswa yang telah melaksanakan kegiatan ini, jujur ini kali pertama kami menerima undangan untuk menjadi pembicara pada kegiatan mahasiswa tentu saya sangat mengapresiasi dan hal ini merupakan suatu penghargaan bagi kami. Kedepan saya berharap bisa bekerjasama dengan pihak kampus dan teman-teman mahasiswa,”ungkap,Kepala UPT TPA Talumelito, Marten Yusuf.

Hal senada disampaikan oleh narasumber lainnya yakni, Syarifudin Pulukadang, Kepala Bidang Kebersihan RTH dan SDA Dinas Lingkungan Hidup Kabgor ia meminta bahwa kegiatan ini kedepan bisa dikemas dengan sebuah pelatihan yang mungkin kedepan bisa menciptakan suatu prodak olahan dari sampah.

“Kami tentu siap berkolaborasi dengan semua pihak termasuk mahasiswa, untuk itu apabila ada saran atau masukan untuk program-program terkait masalah sampai tolong disampaikan ke kami dan kami siap untuk bekerjasama,”pintanya.

Terakhir, Zulkifli Hasan selaku pegiat lingkungan mengajak para mahasiswa dan peserta seminar untuk sama-sama berkomitmen agar menjadi pelaku utama dalam menjaga lingkungan dimulai dari kesadaran diri sendiri untuk tidak membuang sampah, dan mengedukasi masyarakat dalam pengelolaan sampah yang benar.(Hms)


Jangan Lewatkan

Komentar