oleh

Sering Turun Langsung ke Lapangan, RH Patut Jadi Teladan

-rgol.id-196 Pengunjung

GORONTALO (RGOL.ID) – Menteri Dalam Negeri Tito Carnavian baru-baru ini memberikan pernyataan bahwa Kepala Daerah (KDH) diminta turun langsung menyapa rakyat untuk menyalurkan bantuan sembako.

Menurutnya, semua sumber daya APBD harus dikerahkan membantu rakyat di tengah pandemi covid-19 seperti sekarang ini.

Apa yang dikemukakan Mendagri Tito seiring sejalan dengan sikap Gubernur Gorontalo Rusli Habibie selama penanganan covid-19. Bukan hanya APBD yang dikerahkan membantu rakyat, raganya dan orang orang terdekatnya juga ia relakan terpapar covid-19.

Jika ada kepala daerah yang harus diteladani, nama Rusli harusnya masuk di daftar teratas. Sejak Covid-19 melanda Gorontalo 9 April 2020, Pemprov Gorontalo tidak berhenti menyalurkan bantuan untuk warga.

Program bakti sosial NKRI Peduli yang sejak 2012 digulirkan makin digencarkan. Jika dulu sasarannya hanya warga kurang mampu, tahun ini meluas ke pengemudi bentor/ojek online, pelaku pariwisata, karyawan hotel, kuli pelabuhan, bandara, terminal dan sebagainya.

Nilainya juga mungkin receh bagi kaum berada, tapi bagi rakyat kecil sangat besar artinya. Beras 5 kg, minyak 1 liter, gula 1 kg, minyak goreng 1 liter, ikan segar 1 kg, serta rempah rempah bawang merah, bawang putih dan cabai masing masing setengah kilogram.

Tahun 2021 bantuan Pemprov Gorontalo sedikit mengerucut setelah dievaluasi oleh BPK. Program bantuan harus dilakukan dengan sistem tender.

Akibatnya rempah rempah yang nominalnya fluktuatif dan mudah basi terpaksa harus dihilangkan. Beras ditambah jadi 10 kg, minyak goreng 2 liter, gula 1 kilogram dan ikan segar 1 kg.


Komentar