oleh

Sesuai SE Satgas Covid-19, Masuk Gorontalo Wajib Tes Antigen

-Gorontalo-53 Pengunjung

RGOL.ID, GORONTALO – Meski kebijakan PPKM di Gorontalo sudah turun level, namun bagi perjalanan luar daerah yang tiba di Gorontalo melalui jalur udara dan laut, masih diwajibkan untuk tes antigen.

Hal ini kembali ditegaskan tim Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Provinsi, sekaligus meluruskan argumentasi Resvin Pakya, salah satu penumpang pesawat yang tiba di Gorontalo dan tidak mau dilakukan tes antigen karena berdalih asil PCR-nya masih berlaku 1×24 jam.

Bahkan Resvin menegaskan kebijakan rapid antigen saat tiba di Gorontalo bertentangan dengan Instruksi Mendagri (Inmendagri) nomro 43 tahun 2021.

Menjawab hal itu, Satgas Covid-19 Gorontalo, Rusli Nusi menyampaikan bahwa kebijakan tes antigen bagi perjalanan luar daerah yang tiba di Gorontalo, menggunakan Instruksi Mendagri nomor 44 tahun 2021 yang mengatur PPKM di luar Jawa dan Bali, sedangkan Instruksi Mendagri nomor 43 tahun 2021 itu mengatur PPKM Jawa dan Bali.

“jadi, beliau (Resvin) itu keliru soal aturan yang disampaikan,” ujar Sekretaris Satgas Covid-19 itu.

Selain itu, kebijakan tes antigen bagi pelaku perjalanan yang tiba di Gorontalo melalui jalur udara dan laut sudah sesuai dengan Surat Edaran Kasatgas Covid-19 nomor 14 tahun 2021, dimana SE itu mengatur ketentuan perjalanan orang dalam negeri pada masa pandemi Covid-19.

Dimana pada huruf F poin 5 surat edaran itu menjelakan Kementrian atau Lembaga, Pemerintah Provinsi, Kabupaten dan Kota yang akan memberlakukan kriteria dan persyaratan khusus terkait pelaku perjalanan di daerahnya, dapat menindaklanjuti dengan mengeluarkan instrumen hukum yang selaras dan tidak bertentangan dengan surat edaran ini.

“jadi apa yang menjadi kebijakan tes antigen bagi pelaku perjalanan yang tiba di Gorontalo, sudah sesuai aturan yang ada,” ungkapnya.

Apalagi pemeriksaan bagi pelaku perjalanan yang datang ke Gorontalo melalui jalur udara dan laut merupakan salah satu langkah antisipatif yang dilakukan pemerintah, agar tidak ada virus yang dibawah dari luar daerah, sekaligus memastikan pelaku perjalanan sehat dan tidak terpapar virus.

“kebijakan ini untuk melindungi jutaan masyarakat Gorontalo dari penularan virus Covid-19,” jelas Rusli.

Yang pastinya, aturan tentang tes antigen bagi pelaku perjalanan laut dan udara yang tiba di Gorontalo merupakan keputusan bersama semua pihak, baik Kapolda, Danrem,Kejati dan unsur Forkopimda lainnya, untuk melindungi warga dari potensi penularan covid-19. (awl)


Komentar