oleh

Siapkan Sejumlah Dokumen, RA Siap Buka-Bukaan di Polda

-Gorontalo, Hukum, Politik-334 Pengunjung

RGOL.ID – Rustam Akilie mengaku akan buka bukaan di kepolisian. Ia berjanji bukan saja memberikan kesaksian.

Tapi, juga akan membawa bertumpuk laporan ke Polda.Jika dimintai keterangan nanti. “ Jangan dikira, dengan laporan ini, saya akan bungkam ?.

Tidak bisa, apalagi saya dicemarkan dengan menjustice telah melakukan penipuan. Ini tidak benar,”tegas Rustam Akilie.

Merespon pernyataan Rusli Habibie di sejumlah media, usai diperiksa penyidik Polda Gorontalo beberapa hari lalu. Rustam meluruskan, sejak awal disomasi, seolah olah dirinya tidak punya itikat baik.

Padahal ketika menerima somasi, dirinya langsung merespon somasi tersebut, dengan melayangkan surat. Mempertanyakan rincian hutang tersebut.

“Tapi tidak dibalas. Katanya saya tidak punya itikat baik. Jika saya tidak punya itikat baik, lalu uang yang saya serahkan, apakah itu bukan itikat baik ?

Dan itu ada saksinya, yang mengantar uang tersebut,’ tegas Rustam. Pemahaman Rustam Akilie. hutang disini adalah hutang biaya politik yang diserahkan kepada dirinya.

Padahal itu untuk membiayai operasi politiknya RH sendiri. Secara pribadi, Rustam mengakui tidak sedikit uang pribadinya digunakan, karena memang ada pembicaraan sebelumnya.

“Mestinya ketika Rusli berhitung biaya politik. Maka biaya yang dikeluarkan saya sendiri juga dhitung, biar berimbang.

Ini bukan murni hutang piutang yang dipahami orang, tapi lebih kepada biaya politik,” tegas Rustam.

Mantan ketua DPRD Provinsi Gorontalo mengakui. Masih banyak yang akan ia ungkap. Tapi itu akan dibeberkan ketika di kepolisian nanti.

Ia pun bersyukur persoalan ini ke ranah hukum. “ Biar sekalian saya beberkan sejumlah kerja kerja politik yang mengakibatkan munculnya biaya. Dan itu jelas akan merembet ke banyak oknum.

Kita tunggu saja nanti, proses ini berjalan. Tiba nanti giliran saya, pasti saya akan beberkan, biar semua terang benderang. tegas Rustam yang juga salah satu tokoh pendiri Provinsi Gorontalo ini. (RG)


Komentar