®Reporter : RAGORO

RGOL.ID (GORONTALO) – Soal Perkara Bendara Ismail Pakaya tidak mempan digertak , karena putusan pengadilan soal sengketa lahan Bandara Jalaludin hanya memerintahkan untuk dibayar bukan untuk dieksekusi. “Jadi kalau pihak penggugat mengancam akan demo dan akan melakukan pengosongan bandara, tunggu dulu. Sekali lagi, putusan pengadilan hanya perintah bayar.” tegasnya.

Karena itu perintah pengadilan maka pemerintah harus bayar. Memang ada tiga pihak yang tergugat, Pemprov Pemkab Kabgor dan Kementrian Perhubungan, tetapi untuk Pemkab dikesampingkan saja.

Nah kapan akan dibayar, Penjagub mengatakan, pihaknya harus memastikan berapa luas tanah yang akan dibayarkan, karena itu pihak pemerintah akan mempertemukan dengan para pemilik tanya yang berbatasan dengan tanah sengketa.

Menurut Penjagub tanah sengketa itu ada ditengah tengah 4 lahan yang sudah menjadi milik Bandara. ” Saya heran 4 tanah lahan yang melingkar lahan sengketa sudah dibebaskan mengapa yang ditengah belum dibayarkan, tetapi lupakanlah karena sudah ada putusan yang inkrah, makanya harus dibayar.

Tetapi ingat ini uang pemerintah karena itu setiap rupiah yang keluar dari kas pemerintah ada aturan dan peruntukannya juga semuanya diatur dalam APBD.jadi kara Pj. Gubernur, semuanya harus jelas. ” Kami tak mau salah membayar lagi, jadi setelah semuanya jelas barulah kami aka. Membayarnya dan itu dianggarkan dalam APBD,” kata dia sambil terus menandatangani berkas bekas yang di mejanya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.