oleh

Soal Pecat PNS Istri Dua, Politisi Juga…

RadarGorontalo.com – Penegasan agar PNS beristri dua, apalagi istri keduanya gara-gara nikah siri dipecat, mendapatkan respon bermacam-macam, khususnya ibu-ibu. Rata-rata mendukung aturan itu, bahkan kalau bisa jangan cuma prianya, si perempuan juga ikut dipecat. Itu dari kalangan ibu-ibu yang suaminya PNS. Nah, lain lagi dengan ibu-ibu yang suaminya politisi. Mereka berharap, aturan serupa bisa berlaku bagi para politisi di parlemen. Karena menurut mereka, setelah PNS yang politisi juga rawan menikah siri atau selingkuh.

Salah satu yang memberi respon positif terhadap aturan ini, adalah Ketua Tim PKK Kota Gorontalo Jusmiyati Taha Kiayi Demak. Menurutnya, memang aturan itu dibuat dengan tujuan memperbaiki karakter dan moral oknum-oknum PNS yang suka nikah siri atau selingkuh. Dengan kebijakan itu, maka mereka (oknum,red) yang suka nikah sembunyi-sembunyi bisa mendapat efek jera. “sudah pasti, saya sangat dukung aturan itu,” ungkapnya.

Dan ingat kata Jusmiaty. Aturan yang diterbitkan pemerintah pusat itu, harus dipatuhi oleh siapapun. Mulai dari PNS biasa hingga level pejabat. Aturan yang sama pernah diterbitkan juga, yakni PP nomor 10. Karena menurutnya, semua aturan yang dilahirkan Pemerintah Pusat, pasti berdasarakan atas hasil kebijakan dan keputusan bersama dan diketahui oleh Presiden RI. “Aturan ini tentu bertujuan untuk menjadikan ASN dan pejabat daerah menjadi lebih baik. Karena ASN sebagai abdi masyarakat, yang menjadi teladan bagi masyarakat,”tukasnya. (rg-62)


Posting Terkait

Jangan Lewatkan

Komentar