oleh

Sore Ini, 28 JTSA Asal Gorut Mulai Dikarantina

RGOL.ID, GORONTALO – 28 Jamaah Tabligh Syuro Alami (JTSA) asal Gorontalo Utara (Gorut) yang mengikuti ijtima’ tingkat Asia yang diselenggarakan di Gowa, Sulawesi Selatan, 19-21 Maret 2020 lalu, akan mulai dikarantina, Jumat (10/04/2020) sore ini, di Mess Haji Gorontalo.

Langkah ini diambil Pemerintah Kabupaten Gorontalo Utara melalui tim gugus tugas percepatan penanganan Coronavirus Disease 2019 (Covid-19), setelah sebelumnya Pemerintah Provinsi Gorontalo, dalam hal ini Gubernur Rusli Habibie, bertempat di rumah dinas Gubernur, Kamis (09/04/2020) malam, telah mengumumkan bahwa salah satu Pasien Dalam Pengawasan (PDP) yang dirawat di Rumah Sakit Aloei Saboe, Kota Gorontalo positif terjangkit Covid-19 atau virus corona. Dan ternyata yang bersangkutan adalah bagian dari JTSA yang mengikuti ijtima’ di Gowa, Sulawesi Selatan.

Terinformasi dari 28 JTSA tersebut, 25 diantaranya berasal dari Kecamatan Tolinggula. Hal ini pun dibenarkan Camat Tolinggula Rizal Yusuf Kune saat dihubungi awak RGOL.ID, siang ini. “Ya, benar. Saya kira ini menjadi perhatian dan tanggung jawab kita,” ujar Rizal melalui sambungan telepon seluler.

Bahkan, lanjut kata Rizal, Pemerintah Kecamatan Tolinggula terhadap 25 JTSA yang notabene warga setempat itu, telah dilakukan edukasi dan karantina mandiri. Di mana dari karantina itu, atas koordinasi dengan puskesmas, mereka diawasi.

“Selama karantina 14 hari, aktivitas mereka hanya di rumah, demikian juga saat beribadah (sholat). Dan itu tindakan yang kita lakukan, dalam upaya pencegahan atau penyebaran di masyarakat,” ungkap Rizal.

Dan setelah melewati masa karantina 14 hari yang berakhir Rabu (08/04/2020) ke- 24 dari 25 orang tersebut telah menjalani rapid test dan hasilnya negatif. “Yang 1 orang belum sempat dirapid test karena kemungkinan sudah kehabisan bahannya, sehingga setelah koordinasi dengan dokter di Mess haji, dia nanti akan dites di sana,” tukas Rizal.

Wabup Gorut, Thariq Modanggu yang dihubungi via telepon seluler mengungkapkan para anggota JTSA asal Gorut tersebut, khususnya 25 JTSA dari Tolinggula tengah dalam persiapan dibawa menuju ke Mess haji, di Kota Gorontalo.

“Saya baru pulang dari sana (Mess haji) ini. Jadi, semua akan diarahkan ke Mess haji, 24 di Tolinggula dan 1 di Sumalata Timur,” ungkap Thariq sembari mengatakan dirinya sudah sempat mengecek kesiapan di Mess haji.

Sementara sebelumnya, dikutip dari Ligo.id, Sekretaris Daerah Kabupaten Gorontalo Utara, Ridwan Yasin telah meminta agar semua JTSA yang berasal dari Gorontalo Utara dan sempat mengikuti ijtima’ di Gowa, Sulawesi Selatan agar dengan sukarela mendatangi puskemas terdekat untuk memeriksakan diri.

Sesuai data manifest penumpang dari beberapa perusahaan penerbangan telah teridentifikasi bahwa terdapat 28 orang warga Gorontalo Utara yang tergabung dalam JTSA dan mengikuti Ijtima’ di Gowa Sulawesi Selatan.

“Ke- 28 anggota JTSA ini sebelumnya telah dilakukan pemeriksaan dan telah dipantau selama 14 hari dan mereka negatif. Mereka tersebar di Kecamatan Tolinggula, Sumalata Timur dan Kwandang,” kata Ridwan. (ind-56)


Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.