oleh

Sumpah Profesi Ners dan Janji Sarjana Keperawatan

-Kampus-627 Pengunjung

KAMPUS (RGOL.ID) – Sebanyak 105 Mahasiswa Sarjana (S1) Keperawatan dan 2 Profesi Ners Fakultas Ilmu Kesehatan (FIKES) Universitas Muhammadiyah Gorontalo (UMGO) Tahun Ajaran 2021-2022, Sabtu kemarin (8/1),
diambil Sumpah dan Janjinya oleh Ketua DPW Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI), Ns. Rhein R. Djunaid, S.Kep, M.Kes, di Gedung Indoor David Bobihue Akieb.

Pengambilan Sumpah dan Janji ini disaksikan langsung oleh Rohaniawan Agama Islam, Usman Tahir, S.Ag dan Rohaniawan Kristen Protestan, Pdt. Velma Selfi Kansil, S.Th, Dekan FIKES, Rektor UMGO dan Ketua PWM Gorontalo.

Acara diawali dengan persembahan Tari Molipu Tiopo dari Sanggar Mootilango FIKES UMGO. Tarian ini merupakan tarian tradisional Gorontalo yang diangkat dari aktivitas masyarakat Gorontalo yang hendak memeriahkan waktu panen kapas.

Momen kebahagiaan ini dilakukan dengan bergotong-royong atau beramai-ramai, serta ungkapan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa.

Mengawali sambutan sekaligus Tausiyah Keprofesian, Ketua PWM Gorontalo, Dr. H. Sabara Karim Ngou. M.Pd. I mengucapkan selamat atas gelar sarjana yang telah diperoleh.

“Ini momen kebahagiaan bagi orang tua, karena terkadang ketika orang tua mau beli obat untuk dirinya dan dalam kondisi yang sama anaknya butuh uang kuliah, orang tua biasanya memilih untuk tidak membeli obat demi anaknya. Makanya hari ini (kemarin_red) kalian para sarjana harus mencium tangan kedua orang tuamu,” tegasnya.

Untuk lulusan Profesi Ners, Sabara meminta para lulusan harus benar-benar profesional, sebab kepuasan pasien akan menjadi ukuran masyarakat.

Mereka juga pasti akan mempertanyakan alumni Ners yang dimaksud. Jika pelayanan yang diberikan tidak baik, maka tentu akan sangat berpengaruh pada nama kampus.

“Kampus UMGO saat ini semakin besar dan maju, bahkan menjadi kebanggaan masyarakat Gorontalo. Begitupun dalam pelayanan, jangan lupa membawa misi Islam.

Ketika menuntun pasien minum obat maka tuntunlah dengan berdoa dan minimal membaca Bismillah,” pintanya.

Rektor UMGO, Prof. Dr. Abd. Kadim Masaong dalam sambutannya juga mengucapkan selamat kepada para lulusan dan orang tua.

“Kuliah itu menambah pengetahuan, pengalaman, kepribadian dan karakter serta mendapatkan ijazah. Hari ini juga menjadi awal bagi kalian bertugas di masyarakat,” ucapnya.

Gelar Profesi Ners, kata rektor, bukan berarti kalian kompeten. Kompetensi ini akan diuji di lapangan dan pengakuan pasien yang akan menguji itu.

“Kepada adik-adik yang masih sarjana keperawatan, karena anda belum dianggap profesional, maka mulai besok daftarkan diri anda menjadi mahasiswa profesi keperawatan,” terangnya.

Sesuai pantauan awak media, hadir dalam acara ini diantaranya Direktur RSUD/ RSIA se Provinsi Gorontalo, BPH, seluruh Wakil Rektor, Para Dekan, Kepala Biro dan UPT, Dosen dan TPA FIKES.

Adapun yang tampil sebagai lulusan terbaik yakni Terbaik 1, Indo Maryam Rusdin, S.Kep dengan IPK 3,64, Terbaik 2, Irfan Ibrahim S.Kep dengan IPK 3,60 dan Terbaik 3, Tiansi Hidayati Pakaya, S.Kep dengan IPK 3,58.

Setelah pengumuman lulusan terbaik, para peserta dipersilahkan untuk mencium tangan kedua orang tua. Tangis haru kebahagiaan pun pecah mewarnai suasana pengambilan Sumpah Profesi Ners dan Janji Sarjana Keperawatan UMGO. (rg-63/HMS)


Komentar