oleh

Syarief – Saiful Menyembunyikan Sesuatu

-Headline, Politik-636 Pengunjung

RGOL.ID – Gorontalo, Sejarah membuktikan tidak boleh ada dua Cabup yang punya hubungan keluarga dekat. Contoh Rayna Usman dan Tasriq Usman. Dua bersaudara ini sama-sama maju di Pilbup Pohuwato, jelas suara keluarga pecah, akibatnya orang luar yang menang.

Padahal dibandingkan dengan Zainudin Hasan, Rayna Usman jauh lebih kuat. Selain itu, ada juga Iwan Adam yang ketika itu didukung PKB, sementara di sebelah ada Golkar mendukung calon lain, otomatis Syarief berada di sebelah, akibatnya juga suara keluarga pecah.

Nah, dari sejarah ini apakah Iwan Adam dan Saiful Mbuinga akan berhadap-hadapan di Pilbup nanti. Seperti diketahui, Iwan Adam akan maju dengan partai Golkar dan pasti di belakangnya ada Syarief Mbuinga.

Hubungan mereka bukan hanya sekadar sesama kader Golkar, tetapi antara paman dan ponakan.

Sementara di sebelah ada Saiful Mbuinga yang sangat dijagokan Gerindra dan dia adalah kakak kandung Syarief. Pertanyaannya, apakah mereka akan berhadap-hadapan di Pilbup atau menyatu? Bila Golkar dan Gerindra menyatu, maka PKB akan ikut bergabung.

Ada 17 kursi di 3 partai besar ini. Dengan jumlah ini, tentu saja kekuatan mereka sangat besar. Koalisi 3 partai ini sangat memungkinkan, bahkan mungkin sudah ada pembicaraan ke arah itu.

Kalangan pengamat politik di Pohuwato melihat kalau Syarief tengah memainkan pion-pion untuk mempersiapkan serangan.

Kata mereka tak mungkin Syarief akan mempertemukan Iwan dan Saiful sebagai lawan. Sudah pasti ada langkah-langkah mematikan yang dipersiapkan Syarief sebagai Ketua Golkar dan Saiful sebagai Ketua Gerindra.

Ketika berbincang-bincang kemarin, Iwan Adam mengatakan sudah pasti keluarga besar mereka tidak akan mengulangi kesalahan pada Pilkada 2005. Dan itu sudah dilakukan pada 2010, ketika itu keluarga bertemu membicarakan siapa yang akan dijagokan pada Pilbup.

Maka semua sepakat hanya ada 1 satu calon dan pilihan jatuh pada Syarief. Hasilnya sangat dahsyat. “paman saya itu memang pilihan tepat, dia bisa 2 periode,” katanya.

Untuk itu, Iwan menyerahkan semuanya pada Syarief, dia yakin Syarief adalah seorang arsitek yang jenius dan dia akan melaksanakannya dengan sangat baik. (wal-46)


Komentar